nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10.000 Ton Daging Sapi Brasil Bakal Banjiri RI di Akhir Tahun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 16:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 10 320 2115299 10-000-ton-daging-sapi-brasil-bakal-banjiri-ri-di-akhir-tahun-hxcWHWC8s2.jpg 10.000 Ton Daging Sapi Brasil Banjiri RI (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Berdikari (Persero) sedang menunggu keluarnya izin impor daging sapi asal Brasil sebanyak 10.000 ton dari Kementerian Perdagangan, setelah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pertanian. Targetnya daging sapi itu masuk ke Indonesia pada akhir tahun 2019.

"Kami masih dalam proses izin Kemendag, mungkin butuh satu dua hari. Kemarin ada hambatan sedikit dari Kementan terhadap kelengkapan dokumen dari sisi suplier disana (Brasil), sehingga akan terlambat sedikit," ujar Direktur Utama Berdikari Eko Taufik Wibowo ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

 Baca Juga: 50.000 Ton Daging Sapi Brasil Masuk RI, Kemendag: Harga Lebih Kompetitif

Dia menyatakan, keterlambatan itu membuat proses pengadaan daging sapi tersebut mundur, yakni terkait negosiasi harga, persiapan volume pasokan, dan penentuan jadwal pengiriman. "Mestinya minggu lalu itu kami sudah melakukan proses pengadaan," imbuh dia.

 Daging

Impor daging sapi oleh Berdikari ini merupakan satu dari tiga perusahaan berplat merah yang mendapatkan izin impor dari pemerintah. Selain Berdikari yang mendapatkan kuota 10.000 ton, ada juga PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang mendapatkan kuota 10.000 ton dan Perum Bulog yang mendapatkan kuota sebanyak 30.000 ton.

"Kalau kami harus secepatnya karena costumer kami sudah menunggu. Targetnya kami Insya Allah sampai akhir tahun Bedikari bisa penuhi impor," kata Eko.

Dia menyatakan, daging-daging yang sudah dipesan itu akan dipasok untuk industri menengah ke bawah dan hotel, restoran, katering (horeka). "Industri menengah kebawah itu dipakai untuk jadi bakso, sosis, dan sebagainya," katanya.

Eko juga mengatakan dari 10.000 ton daging sapi tersebut, sebanyak 500 ton akan diolah oleh Bedikari sedangkan sisanya disitribusikan. Pengolahan ini nantinya akan dilakukan Bedikari dengan menjalin kemitraan. "Jadi enggak semuanya ke distributor," tutupnya.

 Daging

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini