TANGERANG - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, seiring dengan tumbuhnya ekonomi maka sampah akan semakin banyak akibat meningkatnya aktivitas perekonomian. Hal ini tentu harus menjadi perhatian berbagai pihak.
"Saat ini Indonesia mungkin harus mulai memikirkan tidak hanya menumbuhkan ekonomi, tapi juga bagaimana kita menangani sampah," ujar di Pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Jumat (11/10/2019).
Baca Juga: Menteri Susi Bersih-Bersih di Pantai: No More Plastic Use
Dia menyatakan, selain aktivitas ekonomi, peningkatan jumlah penduduk dan urbanisasi turut memberikan sumbangan pada banyaknya sampah di Indonesia. Sri Mulyani menyebut, timbunan sampah di Tanah Air akan meningkat menjadi 70,5 juta ton di tahun 2025 dari 65,8 juta ton di tahun 2017.
"Jadi kita akan hidup dengan jumlah manusianya semakin banyak, sampahnya juga semakin banyak," kata dia.

Berdasarkan data Race for Water Foundation setiap tahunnya orang menghasilkan 50 kilogram sampah plastik per tahunnya. Di mana 5%-10% sampah plastik itu dibuang ke laut. Dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai negara penyumbang sampah plastik di laut. Padahal dalam Laporan Convention on Biological Diversity pada tahun 2016, lebih dari 800 spesies makhluk hidup di laut terancam oleh sampah plastik.