Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Milenial Ingin Investasi di Fintech? Catat, Ini yang Perlu Diperhatikan

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Selasa, 15 Oktober 2019 |08:11 WIB
Milenial Ingin Investasi di Fintech? Catat, Ini yang Perlu Diperhatikan
Milenial (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Generasi milenial disebut-sebut generasi yang tingkat kesadaran investasi yang masih rendah, lantaran gaya hidupnya yang cenderung konsumtif. Padahal investasi menjadi instrumen penting untuk masa depan, terlebih ketika ada kebutuhan dana yang mendesak.

Oleh karena itu, generasi muda masa kini harus terbuka dengan investasi. Menurut Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Assad, milenial bisa menggunakan instrumen investasi kekinian yakni fintech (financial technology).

Baca Juga: BI Beberkan Bukti Fintech 'Sikat' Layanan Perbankan

Lantaran, investasi jenis ini bisa menggunakan pendanaan yang kecil. Sesuai dengan kantong milenial yang umumnya alokasi dana digunakan untuk belanja yang konsumtif.

"Milenial bisa mulai dari investasi yang kecil seperti ke fintech. Asa pilih fintech yang berizin dan tercatat di OJK," ujarnya kepada Okezone.

fintech

Tejasari menyatakan, milenial bisa menyisihkan uangnya setidaknya Rp100.000 hingga Rp200.000 untuk investasi di fintech. Menurutnya, fintech yang perlu disasar adalah yang menawarkan investasi untuk bisnis, bukan bersifat pinjaman langsung.

"Fintechnya yang menempatkan uang kita di bisnis orang, itu kan bagus, investasi yang kekinian," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement