nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI Beberkan Bukti Fintech 'Sikat' Layanan Perbankan

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 23 September 2019 17:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 23 320 2108298 bi-beberkan-bukti-fintech-sikat-layanan-perbankan-0gQeS8mUZU.jpg Fintech Sikat Bank (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia menyebut industri financial technology (fintech) mulai menjajah bisnis perbankan. Hal ini dibuktikan dengan sudah tersediannya beberapa layanan perbankan di perusahaan fintech ini.

Baca Juga: Bos OJK: Data Fintech Perlu Dilindungi oleh UU

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengatakan, salah satu contohnnya adalah transaksi pengiriman uang yang saat ini sudah tidak lagi mengandalkan perbankan. Pasalnya sudah ada aplikasi uang elektronik yang memberikan kemudahan.

"Memang fintech share-nya masih kecil, tapi kita lihat potensinya dari itu, growth-nya sangat tinggi. Teknologi, preverensi dari masyarakat dan otoritas," ujar Fili saat ditemui di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Baca Juga: Sri Mulyani Bocorkan Cara Pajaki Fintech

Fili menjelaskan, memang saat ini perbankan masih mendominasi hingga 80% layanan dan akses keuangan. Namun, pertumbuhan fintech yang meningkat sangat cepat harus menjadi perhatian khusus.

Fintech

Berdasarkan data Bank Indonesia, layanan transfer perbankan juga terus mengalami penurunan. Sedangkan layanan uang eletronik terus meningkat.

"Jangan dibandingkan (fintech) dengan perbankan. Tapi kalau dulu hampir 55% transfer bank, sekarang turun jadi 46%. Justru sekarang uang elektronik (porsi) 23% dari 11%," ucapnya.

Meskipun begitu lanjut Fili, perbankan tidak perlu curiga akan kehadiran dan menjamurnya fintech pembayaran. Namun ia juga mengingatkan agar fintech lebih berhati-hati dalam melakukan inovasi.

"Pemain baru fintech gak usah curiga, karena masing-masing interlink perbankan. Fintech meng-create inovasi, tapi enggak boleh bablas, harus ada kehati-hatian. Termasuk juga customer protection,” kata Fili.

Fintech

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini