nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Desain Sketsa Jembatan Ciptaan Leonardo da Vinci yang Tak Pernah Dibangun

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 06:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 16 470 2117632 desain-sketsa-jembatan-ciptaan-leonardo-da-vinci-yang-tak-pernah-dibangun-IymNxmyw5m.jpg Sketsa Desain Jembatan Leonardo da Vinci. (Foto: Okezone.com/CNN)

JAKARTA - Pada 1502, Leonardo da Vinci membuat sketsa desain untuk sebuah jembatan sepanjang 280 meter dan menjadi jembatan terpanjang di dunia pada saat itu.

Meskipun jembatan itu tidak pernah dibangun, namun para insinyur di Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah menguji desain untuk melihat apakah sketsa itu akan berhasil.

Baca Juga: Selesaikan 3 Jembatan di Jateng, Menteri Basuki: Untuk Tingkatkan Perekonomian

Melansir dari CNN, Kamis (17/10/2019), hasil pengujian desain sketsa itu dipresentasikan minggu lalu di konferensi Asosiasi Internasional untuk Shell dan Struktur Tata Ruang di Barcelona, Spanyol.

Da Vinci mengajukan sketsa jembatan inovatifnya saat Sultan Bayezid II masih menjabat sebagai penguasa kekaisaran Ottoman pada 1481 hingga 1512. Desain jembatan itu dibuat untuk dapat menjangkau seluruh Golden Horn.

Desain Jembatan Leonardo da Vinci

Asal tahu saja, para insinyur MIT mempelajari gambarnya, serta bahan-bahan yang akan dia miliki, dan kondisi konstruksi pada saat itu. Mereka membangun model skala untuk menguji stabilitasnya dan bagaimana dia bereaksi terhadap kondisi yang berbeda.

Pada saat melihat konsepnya, mereka berfikir jemabatan ini akan menjadi desain novel karena terlihat lengkungan setengah lingkaran yang populer. Lengkungan ini membutuhkan dermaga yang akan ditempatkan di sepanjang bentang jembatan untuk menopang panjangnya. Tetapi, da Vinci mengusulkan lengkungan itu dibuat rata dan dibuat tinggi sehingga kapal bisa lewat dibawahnya.

Baca Juga: Jembatan Holtekamp Papua Belum Bisa Diresmikan Jokowi, Ini Alasannya

Profesor arsitektur MIT dan teknik sipil dan lingkungan, John Ochsendorf mengatakan itu cukup canggih secara geometris karena dengan lebih banyak kelengungan dan tiga dimensi akan memantapkan ciri khas jembatan lengkung.

Untuk menstabilkan jembatan terhadap goyangan lateral dan gempa bumi, da Vinci ingin penyangga jembatan yang mendukung di kedua ujung lengkung menyebar ke luar. Dia tahu daerah itu mungkin mengalami gempa bumi, seperti di masa lalu.

Asal tahu saja, pada saat itu, batu menjadi bahan utama yang digunakan untuk membangun jembatan dengan panjang seperti itu karena kayu atau batu bata tidak praktis. Para peneliti tidak menemukan rincian apapun oleh da Vinci untuk pembangunan jembatan, tetapi percaya batu-batu itu akan dipasang bersama tanpa mortar.

Ketika sebuah jembatan dibangun dengan gaya Romawi, perancah akan sangat digunakan untuk menjaga batu-batu tetap di tempatnya. Setelah batu kunci terakhir dipasang, perancah bisa dilepas, Para peneliti melakukan hal yang sama dengan model mereka.

Desain Jembatan Leonardo da Vinci

Ochsendorf mengatakan jika jembatan dibangun hari ini, kemungkinan akan dibuat dengan bahan-bahan modern seperti baja atau beton. Tetapi para peneliti ingin tahu apakah desain da Vinci akan layak pada saat pembangunan jembatan tersebut.

Sebagai informasi, Para insinyur juga akan menguji stabilitas jembatan dengan mensimulasikan apa yang mungkin terjadi jika tanah itu dilemahkan oleh gempa bumi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini