Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Terkini Proses Pemindahan Ibu Kota Baru, Rusuh di Penajam Jadi Tantangan

Maghfira Nursyabila , Jurnalis-Sabtu, 19 Oktober 2019 |09:44 WIB
Fakta Terkini Proses Pemindahan Ibu Kota Baru, Rusuh di Penajam Jadi Tantangan
Ibu Kota Pindah ke Kaltim (Foto: Okezone.com)
A
A
A

6. Konsesi Lahan Sukanto Tanoto Segera Dicabut

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tengah mengurus pengambilalihan kembali lahan konsesi Hak Tanaman Industri (HTI) yang dimiliki oleh Sukanto Tanoto. Pasalnya tanah tersebut nantinya akan digunakan sebagai lokasi pembangunan ibu kota baru.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pengambilalihan lahan ini akan dilakukan secepatnya. Namun menurutnya, pengambilalihan harus berdasarkan mekanisme dan aturan yang berlaku.

"Nanti ada mekanisme perizinannya. Pokoknya secepatnya," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR-RI, Jakarta,

 

7. Sri Mulyani Bakal Temui UEA, Sang Investor Ibu Kota Baru

Niat investor Uni Emirat Arab (UEA) untuk ikut investasi pemindahan ibu kota baru semakin serius. Bahkan dalam waktu dekat, pihak investor UEA akan bertemu langsung dengan perwakilan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pekan depan pihak UEA akan bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pertemuan tersebut untuk membahas bagiaman skema yang tepat untuk diterapkan.

“Bagus Jadi kita godok nanti sovereign wealth fund (SWF)-nya ini, kemarin Presiden sudah kasih arahan. Nanti Bu Ani (Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati), besok Minggu depan itu akan datang timnya kemari, nanti ketemu dengan tim kami. kemudian ketemu dengan Bu Ani, nanti kita finalisasi, Bu Ani nanti akan ke Abu Dhabi untuk finalisasi,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement