Perusahaan Uniqlo sendiri telah melaporkan pendapatannya sebesar USD21,3 miliar atau sekira Rp300 triliun. Hal itu menjadikannya pengecer pakaian terbesar ketiga di dunia mengejar H&M raksasa Swedia, yang mencapai USD23,1 miliar atau sekira Rp326 triliun dalam penjualan untuk tahun fiskal yang berakhir November 2018.

Meskipun penjualan lebih rendah untuk Fast Retailing, kekayaan bersih Yanai melampaui pimpinan H&M Stefan Persson yang bernilai USD19 miliar. H&M dan Fast Retailing keduanya tertinggal dari Inditex, pengecer pakaian terbesar di dunia dengan penjualan USD29,6 miliar dimana pendirinya, Amancio Ortega, memiliki kekayaan senilai USD70,4 miliar atau sekira Rp993 triliun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.