nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diajak Makan Siang dengan Presiden, Basuki: Saya Enggak Perlu Sari Bundo

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 15:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 22 320 2120196 diajak-makan-siang-dengan-presiden-basuki-saya-enggak-perlu-sari-bundo-28EbnjzG3v.jpg Basuki Hadimuljono Calon Menteri Kabinet Kerja Jilid II. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA – Peluang Basuki Hadimuljono untuk kembali menjadi menteri Kabinet Kerja Jilid II sangat besar. Di mana, dirinya dipanggil ke Istana Kepresidenan, di tengah penyusunan Kabinet Kerja Jilid II.

Usai bertemu Jokowi, Basuki mengaku diberikan bonus oleh Presiden Joko Widodo. Bonus yang dimaskud adalah bonus makan siang bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka.

Baca Juga: Bertemu Jokowi Bahas Tenaga Kerja, Ida Fauziyah Jadi Menaker?

Menurut Basuki, alasan mengapa mendapatkan bonus makan siang karena saat sedang dipanggil waktunya dekat dengan jam makan siang. Asal tahu saja, Basuki tiba di Istana sekira 11.37 WIB dan baru keluar pada pukul 13.30 WIB.

Tiba di Istana, Basuki Hadimuljono Angkat Tangan dan Tebar Senyuman

“Intinya itu yang disampaikan tentang pembangunan infrastruktur agak lama sedikit karena ada bonus makan siang. No, no itu hanya jam siang saja,” ujarnya saat ditemui di Komplek Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Baca Juga: Jika Kembali Jadi Menteri PUPR, Basuki Ingin Dibantu Wamen Profesional

Atas sajian Presiden tersebut, Basuki mengaku bersyukur mendapatkan makan siang. Sebab dirinya tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli makan siang di luar.

“Jadi saya enggak perlu Sari Bundo. Biasanya saya mampir Sari Bundo sambil dengerin lagu,” ucapnya.

Saat makan siang, Basuki mengaku berbincang-bincang tentang beberapa isu dengan Presiden Jokowi. Inti dari obrolan itu ingin melakukan kunjungan lapangan.

“Bicara apa mau ke lapangan,” ucapnya singkat.

Meskipun begitu, Basuki belum mengetahui waktu persis dari wacana kunjungan lapangan. Namun yang pasti kemungkinan kunjungan lapangan tersebut akan menuju ke Papua.

“Belum tahu tapi segera setelah pelantikan akan ada profram Papua, Maluku,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini