nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba Bersih Bukit Asam Anjlok 21% Jadi Rp3,1 Triliun

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 13:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 28 278 2122627 laba-bersih-bukit-asam-anjlok-21-jadi-rp3-1-triliun-tXoryB6PgF.jpg Ilustrasi Pergerakan Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

Pendapatan usaha ini dipengaruhi oleh harga jual rata-rata batu bara yang turun sebesar 7,8% menjadi Rp775.675/ton dari Rp841.655/ton di periode sampai degan September 2019 dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan oleh pelemahan harga batubara indeks Newcastle (GAR 6322 kkal/kg) sebesar 25% menjadi rata-rata sampai dengan September 2019 sebesar USD81,3 per ton dari USD108,3 per ton pada periode yang sama tahun lalu, demikian juga indeks harga batu bara thermal Indonesia (Indonesian Coal Index / ICI) GAR 5000 yang melemah sebesar 21% menjadi rata-rata sampai dengan September 2019 sebesar USD50,8 per ton dari US$ 64,5 per ton pada periode yang sama tahun lalu.

Beban Pokok Penjualan sebesar Rp 10,54 Triliun Beban pokok penjualan hingga September 2019 ini tercatat sebesar Rp10,5 Triliun atau mengalami kenaikan sebesar 13% dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp9,4 Triliun.

engan komposisi dan kenaikan terbesar terjadi pada biaya angkutan kereta 2 api seiring dengan peningkatan volume angkutan batubara dan kenaikan biaya jasa penambangan seiring dengan peningkatan produksi dan peningkatan rata-rata stripping ratio sampai dengan September 2019 sebesar 4.6 bcm/ton dari 4.1 bcm/ton pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan stripping ratio ini disebabkan produksi batubara kalori tinggi ( > 6100 kkal/kg GAR) sebanyak 1,9 juta ton sampai dengan September 2019.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini