nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Ambil Kredit, Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Terlilit Utang

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 07:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 28 320 2122673 sebelum-ambil-kredit-perhatikan-hal-ini-agar-tidak-terlilit-utang-LHlXqJKR9J.jpg Laporan Keuangan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Mengambil utang untuk memenuhi kebutuhan merupakan pilihan. Namun utang bukan suatu hal yang salah jika memang bisa membatasinya dan untuk kebutuhan yang produktif.

Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andy Nugroho menyatakan, hal yang perlu diingat saat ingin mengambil kredit adalah pos utang dalam keuangan per bulannya maksimal sebesar 30%. Jadi harus memperhitungkan, total keseluruhan utang yang sudah ada dan akan diambil sudah melebihi 30% atau tidak.

Baca Juga: Ingin Hidup Hemat? Ini 6 Hal yang Harus Kamu Lakukan!

"Idealnya kan utang 30% dari total pengeluaran kita. Jadi sebenarnya kita bisa hitung juga cicilan utang sudah seberapa banyak," ungkap dia kepada Okezone.

Hal itu untuk memastikan kebutuhan lainnya bisa terpenuhi. Di antaranya kebutuhan konsumsi sehari-hari hingga untuk investasi. Di samping juga untuk menghindari potensi terlilit utang.

kartu

Andy juga menekankan, sebelum mengambil kredit perlu memperhitungkan seberapa besar kebutuhan akan barang tersebut. "Juga perhatikan pengeluaran tambahannya," tambahnya.

Dia mengatakan, umumnya orang hanya memperhitungkan kesanggupan membayar cicilan setiap bulannya dan melupakan adanya pengeluaran tambahan yang harus dipenuhi. Seperti ketika mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR), perlu memperhitungkan ongkos yang harus dikeluarkan dari lokasi tempat tinggal ke tempat kerja.

"Jadi bayar cicilan mampu, tapi ternyata ongkos transport malah membengkak dan enggak diperhitungkan," kata dia.

Contoh lainnya, seperti saat mengambil kredit kendaraan. Umumnya para pria karena termakan gengsi lebih memilih mengambil kredit untuk motor mewah ketimbang melihat fungsinya.

Padahal ongkos perawatannya akan berbeda, biaya bahan bakar juga berbeda, belum lagi pajaknya akan lebih tinggi. "Biasanya terbawa emosi, hanya keinginan karena enggak keren kalau naik motor matic, kerennya naik motor ninja," tambah dia.

kartu

Oleh sebab itu, dia menekankan, perlu mempertimbangkan kemampuan membayar cicilan setiap bulannya, juga kebutuhan dari pengambilan kredit tersebut. Lantaran, bukan sekedar bayar cicilan, ada rentetan ongkos yang bisa bertambah.

"Jadi sangat perlu perhatikan hal-hal kecil seperti tadi," katanya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini