Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

One Student One Account: Sinergi Aksi Indonesia Menabung

<i>One Student One Account</i>: Sinergi Aksi Indonesia Menabung
Foto: Dok. OJK
A
A
A

JAKARTA - Budaya menabung sejak dini di lembaga jasa keuangan formal diharapkan dapat diwujudkan. Hal itu merupakan sasaran dari program One Student One Account yang diprakarsai Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kementerian/ lembaga terkait dan industri perbankan.

Pelajar merupakan bagian dari target dari Strategi Nasional Keuangan Inklusif yang ditetapkan pemerintah. Program One Student One Account merupakan salah satu bentuk sinergi dengan Aksi Indonesia Menabung. Ini juga sebagai implementasi Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung yang ditetapkan setiap 20 Agustus.

Data statistik pada 2019 menunjukkan proyeksi penduduk Indonesia yang berusia 7-19 tahun untuk kalangan pelajar sekitar 69,3 juta atau mencapai 25,8% dari penduduk Indonesia. Kondisi demografi tersebut menunjukkan besarnya potensi menabung dari segmen pelajar dalam mendukung pembangunan nasional sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan survei literasi dan inklusi keuangan yang dilakukan OJK pada 2016, kelompok pelajar/ mahasiswa memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan yang lebih rendah dari tingkat nasional. Lebih rinci, literasi keuangan kelompok pelajar/mahasiswa sebesar 23,4% padahal secara nasional 29,7%. Begitu pun inklusi keuangan kelompok pelajar/mahasiswa sebesar 64,2% padahal secara nasional 67,8%.

Realisasi One Student One Account tentu membutuhkan sinergi dengan perbankan. Hal ini terkait kemudahan pelajar dalam membuka rekening dengan biaya yang terjangkau. Untuk itu, OJK bersama dengan industri perbankan pada 15 Juni 2015 meluncurkan Simpanan Pelajar (SimPel dan SimPel iB).

Peluncuran SimPel iB diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta. Persyaratan yang mudah SimPel/SimPel iB merupakan tabungan untuk siswa yang diterbitkan secara nasional oleh perbankan. Persyaratannya mudah dan sederhana disertai sejumlah fitur menarik. Sampai dengan saat ini, SimPel/SimPel iB diikuti 314 bank yang terdiri dari 21 bank umum, 11 bank umum syariah, 25 bank pembangunan daerah, dan 257 bank perkreditan rakyat/bank pembiayaan rakyat syariah.

Hingga triwulan III 2019, SimPel/SimPel iB memiliki 21,6 juta rekening tabungan dengan nominal sebesar Rp8,7triliun. SimPel/SimPel iB juga digunakan untuk penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama. Karena itu, pemerintah dan perbankan melakukan sosialisasi untuk memperkuat SimPel/ SimPel iB.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement