Indeks S&P 500 Cetak Rekor, The Fed Diprediksi Turunkan Suku Bunga

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 29 278 2122935 indeks-s-p-500-cetak-rekor-the-fed-diprediksi-turunkan-suku-bunga-ywNNgcrh6b.jpg Ilustrasi Wall Street. (Foto: Okezone.com/Reuters)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir menguat pada perdagangan Senin waktu setempat. Di mana investor melihat kemungkinan Bank Sentral AS menurunkan suku bunga Fed Rate di akhir pekan ini.

Hal tersebut pun mendorong indeks S&P 500 mencetak rekor tertinggi pada pedagangan Senin. Sementara itu indeks Nasdaq sedikit melemah perang dagang antara Amerika Serikat dan China kemungkinan belum terjadi kesepakatan perdagangan.

Baca Juga: AS-China Segera Damai, Indeks S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi

Adapun tiga indeks utama Wall Street, Dow Jones Industrial Average naik 132,25 poin, atau 0,49% menjadi 27.090,31. S&P 500 naik 16,79 poin atau 0,56%, menjadi 3.039,34 dan Nasdaq Composite menambahkan 82,87 poin, atau 1,01% menjadi 8.325,99.

Ilustrasi wall street

Setelah naik sebanyak 0,71% menjadi 3.044,08, patokan S&P ditutup naik 0,56% pada 3,039,34. Capaian tersebut melampaui rekor tertinggi 3,025,86 dicapai pada 26 Juli. Demikian dikutip dari Reuters, Selasa (29/10/2019).

Baca Juga: Wall Street Tergelincir Menanti Laporan Kinerja Amazon

Sementara Nasdaq mengakhiri sesi kurang dari 5 poin di bawah penutupan tertinggi. Dow Jones Industrial Average berakhir kurang dari 1% dari level penutupan rekornya.

Saham Microsoft Corp naik 2,46%, menjadi dorongan terbesar untuk masing-masing tiga indeks utama setelah raksasa teknologi memenangkan kontrak komputasi awan Pentagon USD10 miliar, mengalahkan Amazon.com Inc.

Di sisi lain, data ekonomi AS mulai menunjukkan dampak dari perang dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia. Ini mulai berdampak pada kedua negara, yang menyebabkan kekhawatiran tentang perlambatan global.

Bank sentral global telah merespons dengan pelonggaran kebijakan moneter. Federal Reserve juga diperkirakan akan mengikuti tren itu pada pertemuan kebijakan dua hari yang dimulai pada hari ini, dengan harapan tinggi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini

Menurut FedWatch CME Group, The Fed dipredikai akan menurunkan seperempat poin dalam biaya pinjaman AS telah melonjak menjadi 94,1% dari 49,2% bulan lalu.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia akan menandatangani bagian penting dari kesepakatan perdagangan dengan China lebih cepat dari jadwal. Tentu hal tersebut membangun optimisme bahwa Washington hampir menyelesaikan beberapa bagian dari perdagangan dengan China.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini