JAKARTA - LVMH Moet Hennessy Group atau perusahaan yang dikenal melalui brand Louis Vuitton milik miliarder Bernard Arnault mengkonfirmasi telah melakukan penawaran untuk membeli perusahaan besar berbasis perhiasan asal Amerika Serikat (AS), Tiffany.
Baca Juga: Alphabet Duduki Daftar Teratas Perusahaan Terbaik Dunia
"Mengingat rumor pasar baru-baru ini, Grup LVMH mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengadakan diskusi awal mengenai kemungkinan transaksi dengan Tiffany," Ujar pihak LVMH seperti yang dilansir Forbes, Selasa (29/10/2019).

LVMH menambahkan bahwa negosiasi masih pada tahap awal dan tidak ada jaminan bahwa diskusi ini akan menghasilkan kesepakatan apa pun.
Baca Juga: 10 Perusahaan Teknologi yang Paling Diincar Para Pekerja
Sebagai informasi, kesepakatan itu merupakan tawaran pembukaan bernilai sekitar USD14.5 miliar atau setara Rp203,2 triliun (kurs Rp14.020 per USD). Tiffany menawarkan premi sebesar 22% dari nilai pasarnya dan lebih dari 30% di atas harga rata-rata selama bulan lalu.
Pembuat perhiasan di Amerika Serikat itu kemungkinan akan menolak tawaran pertama ini, tetapi Arnault diperkirakan akan kembali dengan tawaran senilai USD16.5 miliar. Kesepakatan itu akan menandai akuisisi internasional besar lainnya oleh grup mewah yang ada di Prancis.