nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miliarder Pemilik Louis Vuitton Tawar Tiffany Sebesar Rp203,2 Triliun

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 12:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 29 320 2123058 miliarder-pemilik-louis-vuitton-tawar-tiffany-sebesar-rp203-2-triliun-VfKUPKHai5.jpg CEO LVMH Luxury Group Bernard Arnault. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - LVMH Moet Hennessy Group atau perusahaan yang dikenal melalui brand Louis Vuitton milik miliarder Bernard Arnault mengkonfirmasi telah melakukan penawaran untuk membeli perusahaan besar berbasis perhiasan asal Amerika Serikat (AS), Tiffany.

Baca Juga: Alphabet Duduki Daftar Teratas Perusahaan Terbaik Dunia

"Mengingat rumor pasar baru-baru ini, Grup LVMH mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengadakan diskusi awal mengenai kemungkinan transaksi dengan Tiffany," Ujar pihak LVMH seperti yang dilansir Forbes, Selasa (29/10/2019).

Grafik Ekonomi

LVMH menambahkan bahwa negosiasi masih pada tahap awal dan tidak ada jaminan bahwa diskusi ini akan menghasilkan kesepakatan apa pun.

Baca Juga: 10 Perusahaan Teknologi yang Paling Diincar Para Pekerja

Sebagai informasi, kesepakatan itu merupakan tawaran pembukaan bernilai sekitar USD14.5 miliar atau setara Rp203,2 triliun (kurs Rp14.020 per USD). Tiffany menawarkan premi sebesar 22% dari nilai pasarnya dan lebih dari 30% di atas harga rata-rata selama bulan lalu.

Pembuat perhiasan di Amerika Serikat itu kemungkinan akan menolak tawaran pertama ini, tetapi Arnault diperkirakan akan kembali dengan tawaran senilai USD16.5 miliar. Kesepakatan itu akan menandai akuisisi internasional besar lainnya oleh grup mewah yang ada di Prancis.

Seorang Kepala Analis Pasar CMC Markets UK Michael Hewson mengatakan bahwa usaha LVMH memberikan USD14.5 miliar pada Tiffany, setelah Bulgari beberapa tahun yang lalu kemungkinan akan membawa pertarungan di sektor ini ke saingan terdekatnya Richemont , yang memiliki Cartier, dan akan membantu LVMH dalam mendapatkan akses yang lebih baik ke pasar AS.

Tahun fiskal lalu, Tiffany menghasilkan usd4.4 miliar penjualan dan USD790 juta EBIT dengan margin 18%. Tiffany, menegaskan meskipun begitu, perusahaannya memiliki hutang yang sangat sedikit.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini