nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Ajak Bos Maskapai Penerbangan Bangun 'Bali Baru'

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 13:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 31 320 2124053 menhub-ajak-bos-maskapai-penerbangan-bangun-bali-baru-wi8Og58H4j.jpg Menhub Budi Karya (Okezone)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak kepada para pengusaha penerbangan yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association (INACA) untuk sama-sama mengembangkan Bali baru. Asal tahu saja, ada beberapa prioritas yang akan dijadikan Bali baru dari mulai Danau Toba, Raja Ampat hingga Labuan Bajo.

Menurut Budi, pengembangan Bali baru membutuhkan akses transportasi. Tak terkecuali akses transportasi udara agar bisa menarik turis mancanegara.

 Baca juga: Kabinet Baru Jokowi Jangan Lupakan Proyek Prioritas Sektor Pariwisata

"Papua, Raja Ampat sampai Labuan Bajo, banyak tempat yang indah, banyak lokasi potensial tapi kita kurang memberikan satu perhatian, saya minta pada INACA memberikan perhatian untuk wilayah yang potensial," ujarnya dalam sebuah diskusi dengan INACA, di Hotel Borobudur, Kamis (31/10/2019)

 Budi Karya

Menurut Budi, pemerintah membutuhkan bantuan dari para pengusaha untuk mengembangkan kawasan Bali baru. Karena menurutnya,untuk pengembangan ini membutuhkan biaya yang cukup besar.

 Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Mewah Danau Toba Dimulai 14 Oktober

"Kita dorong lima Bali baru we speend more money untuk membuat lima Bali baru untuk memperkuat pariwisata. Setelah Kemenhub melakukan banyak kegiatan di Toba, Mandalika Labuan Bajo, kita inginkan paritisipasi INACA karena prioritas (pariwisata)yang tadinya nomor 2 akan menjadi nomor 1," jelasnya.

Menurut Budi yang saat ini dialami oleh pengusaha penerbangan memang sangat berat, karena tuntutnan soal harga tiket yang masih belum terjangkau belum bisa dilakukan. Pasalnya tekanan soal biaya operasional yang masih tinggi karena harga avtur dan cicilan pesawat.

 Baca juga: Aksi Demo Tidak Ganggu Geliat Bisnis Travel di Indonesia

"Kita tau dengan tekanan harga avtur mahal leasing mahal tentu akan membuat kita tertekan. Kita akan sama asama memberikan jalan keluar. Kita pastikan dunia aviasi bisa menjadi lebih baik karena aviasi. Menyatukan NKRI dan menjakau titik terluar, " jelas Budi

Budi mengakui saat ini pembangunan di beberapa wilayah lima bali baru ini belum bisa menghasilkan keuntungan. Namun dirinya meyakini jika semakin banyak pengusaha penerbangan yang masuk akan semakin ramai destinasi wisata tersebut dan lama kelamaan akan menghasilkan keuntungan bagi para pelaku industri penerbangan.

"Langkah tersebut amanah karena disana mungin penerbangan tak mendapat uang tapi kalau amanah harus dilakukan dengan baik. Tempatnya di pinggiran. Saya pikir sebagai regulator akan memberikan dukungan," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini