nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki: Integrasi Industri dan Pendidikan Penting untuk Digitalisasi Konstruksi

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 18:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 13 470 2129477 menteri-basuki-integrasi-industri-dan-pendidikan-penting-untuk-digitalisasi-konstruksi-93j92CpM9e.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Kementerian PUPR)

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, menyampaikan pentingnya sinergi dari berbagai pihak untuk mempercepat digitalisasi konstruksi.

Melansir akun Instagram Kemenpupr (@kemenpupr), Rabu (13/11/2019), digitalisasi pada kecepatan konstruksi sangat diperlukan.

Baca Juga: Mengenal 8 Pahlawan yang Ada di Uang Kertas Rupiah

“Integrasi dan komunikasi (link and match) antara industri dan dunia pendidikan juga dibutuhkan untuk penyiapan talenta digital di Indonesia,” ungkap Menteri Basuki saat membuka Forum Engineering yang diadakan oleh PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dengan tema The Future Solution for Lifecycle Construction di Jakarta.

Tiba di Istana, Basuki Hadimuljono Angkat Tangan dan Tebar Senyuman 

Titik terpenting pada digitalisasi bidang konstruksi adalah sinergi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan. Oleh karena itu, Basuki berharap melalui Forum Engineer yang melibatkan 45 Perguruan Tinggi Indonesia dapat ikut andil dalam peningkatan produktivitas, kecepatan, dan kualitas di bidang digitalisasi konstruksi.

Sebagai wujud prioritas pemerintah, indeks pembangunan infrastruktur Indonesia berada di posisi ke-82 pada 2010-2011. Kemudian pada 2017-2018, naik ke ranking 52. Kemenpupr menargetkan pada tahun berikutnya, Indonesia masuk ke 40 besar guna meningkatkan daya saing Indonesia di mata global.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini