JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyebut tidak akan memasang target begitu tinggi pada penyaluran kredit miliknya hingga akhir tahun 2019. Hal itu seiring dengan perlambatan ekonomi global.
Direktur Strategy and Finance CIMB Niaga Lee Kai Kwong mengatakan, bahwa perseroan pada tahun ini memasang target kisaran 7% dalam penyaluran kredit miliknya.
Baca juga: Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III, CIMB Niaga Incar Rp6 Triliun
"Jadi, untuk pertumbuhan sendiri kami targetkan 6 hingga 7%. Dan mungkin dapat kita capai hingga akhir tahun ini," kata Lee di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Menurut dia, pihaknya akan mencermati berbagai ketidakpastian ekomi global yang akan membuat perlambatan ekonomi hingga tahun 2020 mendatang.
Baca juga: CIMB Niaga Catat Laba Bersih Konsolidasi Rp2,68 Triliun
"Di mana salah satu yang terus dicermati yakni masih berlangsungnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China," ungkap dia.
Selain itu, Bisnis pembiayaan PT Bank CIMB Niaga Tbk Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah), catatkan realisasi pembiayaan senilai Rp31 triliun per September 2019. Jumlah tersebut, naik sebesar 29% dibandingkan periode sama di tahun lalu.
Baca juga: CIMB Niaga Syariah Salurkan Dana Kebajikan di Aceh
"Kita punya financing itu kurang lebih Rp31 triliun (yoy), naik kurang lebih 29%. Mudah-mudahan naik menjadi 34,5% pada akhir tahun," ujar Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara.
Menurut dia, pembiayaan syariah itu selama ini masih banyak disumbangkan oleh segmen korporasi serta ritel utamanya morgate.