JAKARTA – Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan 18 November 2019. Kurs dolar AS merosot karena keraguan investor soal kesepakatan perdagangan AS-China. Sementara itu kurs yen Jepang naik.
Media pemerintah China Xinhua mengatakan bahwa Washington dan Beijing telah mengadakan pembicaraan "konstruktif". Indeks dolar turun 0,31%, dengan euro naik 0,33% menjadi USD1,1086. Yen menguat 0,21% versus greenback di 108,56 per dolar, melansir Reuters, Selasa (19/11/2019).
Baca Juga: Dolar Melemah di saat Yen Berjaya
"Ada beberapa kabar baik yang masuk ke pasar ini, jadi ketika kita mendapat berita buruk, pasar akan goyah," kata Kepala Strategi Pasar di National Securities Art Hogan.
Di sisi lain, Ahli Strategi di TD Securities Mazen Issa, mengatakan pasar bereaksi berlebihan terhadap laporan negosiasi dagang karena tidak ada yang substantif yang menyarankan kesepakatan itu aktif atau tidak aktif.
Masih banyak investor yang pesimistis tentang kesepakatan perdagangan karena keengganan Presiden Donald Trump untuk menurunkan tarif.
"Investor bersabar karena mereka tidak ingin melakukan investasi baru terlalu jauh sampai mereka memiliki kejelasan tentang perdagangan," kata Kepala Strategi Pasar Jones Trading Michael O'Rouke.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.