nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Luhut Tak Ingin Teknologi Kelas 2 Masuk ke Indonesia

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 12:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 19 320 2131659 menko-luhut-tak-ingin-teknologi-kelas-2-masuk-ke-indonesia-qgCMuVTyvO.jpg Menko Luhut. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indonesia sedang gencar-gencarnya mengadopsi teknologi ramah lingkungan. Penerapan yang sedang dikembangkan adalah sektor transportasi, yakni realisasi mobil listrik.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, tidak ingin melihat teknologi kelas 2 masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Brexit Jadi Penyebab Tesla Bangun Pabrik Baru di Jerman

"Banyak kan semua sekarang persyaratan yang saya sebutkan tadi. Kita tidak mau melihat teknologi-teknologi kelas 2 yang datang ke Indonesia," ujar Luhut di Hotel Pullman, Selasa (19/11/2019).

Menko Luhut

Bahkan, penerapan ramah lingkungan di Indonesia semakin genting saat ranking G20 Indonesia di Paris Agreement rendah. Pasalnya, Paris Agreement menjadi pegangan pemerintah.

Baca Juga: Kompetitor Tesla di China Disuntik Rp5,6 Triliun, Salah Satunya dari Xiaomi

Untuk itu, Luhut menggebu-gebu dalam melakukan perbaikan. Ada beberapa hal yang saat ini sedang digencarkan, di antaranya mobil listrik dan penggunaan biodiesel.

"Ya sekarang lagi jalan kita lakukan perbaikan. Penggunaan mobil listrik itu nomor satu, terus penggunaan biodiesel biar mengurangi fosil, penggunaan listrik, matahari, angin, biotermal," sebutnya.

Sebelumnya, Luhut juga mengatakan kalau dia tidak akan mengorbankan lingkungan demi kemajuan ekonomi. Apalagi, standar Indonesia tidak bisa disamakan dengan Eropa dan Amerika.

"Kita tidak akan korbankan lingkungan untuk kemajuan ekonomi. Tidak bisa juga pakai standar Amerika, Eropa," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini