nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahok dan Chandra Hamzah Bakal Isi BUMN, Ini Kata Kadin

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 13:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 19 320 2131716 ahok-dan-chandra-hamzah-bakal-isi-bumn-ini-kata-kadin-M0flphC23g.jpeg Ketua Kadin Rosan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani turut berkomentar soal wacana penunjukan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan mantan Pimpinan KPK Chandra Hamzah menjadi bagian dari pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Rosan menyatakan, keputusan yang diambil pemerintah atau dalam hal ini Menteri BUMN Erick Thohir tentu sudah berdasarkan pertimbangan yang matang. Dia bilang, pihaknya hanya berprasangka positif terkait wacana kebijakan yang akan diambil pemerintah tersebut.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Eselon I, Berikut Susunan Pejabat yang Beredar

"Kami tentu harus selalu berprasangka positif lah. Sudahlah, saya yakin semuanya yang diseleksi yang ditentukan oleh pemerintah dalam hal ini Menteri BUMN kami yakini itu pasti yang terbaik," ujar Rosan ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Seperti diketahui, Erick telah memanggil Ahok ke kantornya pada 13 November lalu, sedangkan Chandra dipanggil pada 19 November 2019. Keduanya pun mengaku diajak berbincang mengenai berbagai hal mengenai BUMN.

Ahok

Ahok mengaku, diminta Erick untuk mengisi salah satu posisi pimpinan di BUMN. Meski demikian, Ahok menyatakan dirinya belum tahu di BUMN apa serta jabatan apa yang akan diembannya. Kendati demikian, Ahok diisukan bakal mengisi posisi Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

"Intinya kita bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan menjadi salah satu BUMN," ujar Ahok di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu 13 November 2019.

Baca Juga: Alasan Erick Thohir Rombak dan Pangkas Deputi Kementerian BUMN

Sementara Chandra mengaku, diajak berbicara oleh Erick mengenai memperkuat, memperbaiki, serta meningkatkan kinerja BUMN. Meski demikian, dirinua enggan untuk menyebutkan secara rinci BUMN apa yang bajal dikelolanya nantinya.

"Kebetulan kan saya pernah jadi Komisaris Utama PLN, jadi ditanya pengalaman saya bagaimana. BUMN yang dibicarakan tadi banyak sektornya. Tentu kita perbaiki sama-sama lah BUMN-nya," kata Chandra di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin 18 November 2019.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini