nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Incar Nilai Perdagangan USD7 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi 5% Tak Cukup

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 11:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 20 20 2132140 incar-nilai-perdagangan-usd7-triliun-pertumbuhan-ekonomi-5-tak-cukup-nd7QIxHAPF.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Sejauh ini, Indonesia memiliki mimpi untuk mencapai target nilai perdagangan USD7 triliun. Pasalnya, pemerintah terus mendorong perekonomian untuk tumbuh tiap tahunnya, bahkan tahun ini sudah mencapai 5% per tahun.

Namun, untuk mencapai target nilai perdagangan USD7 triliun, tidak cukup jika hanya memiliki pertumbuhan ekonomi 5% per tahun. Sebab, Indonesia membutuhkan lebih, yakni 7% per tahun.

Baca Juga: Ilmuwan Putar Otak untuk Tingkatkan Perekonomian Tapi Tak Korbankan Lingkungan

"Kalau pertumbuhan 5%, ya berarti baru USD5 triliun. Kalau mau mencapai USD7 triliun berarti harus 7% per tahun," ungkap Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Affandi Lukman di JW Marriott Hotel, Rabu (20/11/2019).

Menurutnya, target USD7 triliun itu sangat berat. Namun, dengan dukungan yang dimiliki Presiden Joko Widodo (Jokowi) maka perubahan dapat dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7% per tahun.

grafik

"Ini target yang berat dan dengan dukungan politik presiden dan wapres ini adalah modal utuk perubahan besar. Kita butuh perubahan struktural yang dilakukan untuk mencapai 7%. Sumber pertumbuhan adalah ekspor dan investasi," jelasnya.

Meski demikian, Affandi mengatakan bahwa sejauh ini ekonomi Indonesia tetap solid dengan pertumbuhan 5%. Apalagi saat ini lapangan pekerjaan mulai menjamur di mana-mana.

"Terlepas dari banyaknya tantangan, Indonesia tetap solid ekonominya dengan pertumbuhan 5%, tapi tetap tidak cukup kalau mau capai USD7 triliun. Selain itu, pengangguran berkurang, karena mulai banyak yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan," tutur Affandi.

Baca Juga: Program Prioritas KLHK, dari Cegah Kebakaran Hutan hingga Energi Terbarukan

Perlu diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi telah menyatakan bahwa ingin menjadikan Indonesia sebagai negara 5 besar ekonomi global pada tahun 2045. Untuk itu, Affandi meminta untuk ekspor dan investasi diperbanyak.

"Presiden punya visi untuk menjadikan Indonesia sebagai 5 besar ekonomi global pada 2045. Presiden juga menekankan untuk memperbanyak investasi dan ekspor. Maka dari itu kita harus perluas pasar di dunia," ucapnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini