nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Mixed, Sektor Ritel Bebani Pasar Saham

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 07:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 20 278 2132052 wall-street-mixed-saham-sektor-ritel-bebani-pasar-saham-cauJcU2t1L.jpg Bursa saham Wall Street ditutup mixed (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTAWall Street ditutup bergerak dua arah pada perdagangan 19 November 2019. Bursa saham Amerika Serikat (AS) terbebani saham-saham sektor ritel. Indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 melemah karena perkiraan buruk dari pengecer Kohl memicu kekhawatiran tentang tingkat konsumsi masyarakat.

Baca juga: Wall Street Naik Tipis, Investor Galau soal Hubungan AS-China

Di sisi lain, perselisihan perdagangan AS-China berlanjut. Presiden AS Donald Trump mengancam akan meningkatkan perang dagang dengan menaikkan tarif impor Tiongkok jika tidak ada kesepakatan yang dicapai dengan Beijing.

Saham operator department store Kohl's Corp merosot 19,5% setelah memangkas perkiraan laba tahunan dan kehilangan estimasi penjualan dan pendapatan yang sebanding secara triwulanan.

wall street

Ekspektasi kesepakatan perdagangan AS-China dan musim pendapatan perusahaan kuartal ketiga yang jauh lebih baik dari perkiraan telah memicu reli ekuitas dalam beberapa pekan terakhir yang membantu ketiga indeks mencetak rekor tertinggi. Nasdaq nyaris tidak memperpanjang rekornya dengan kenaikan 0,24%.

"Pasar ingin naik tetapi ada terlalu banyak kerikil di jalan," kata Kepala investasi untuk Commonwealth Financial Network Brad McMillan dilansir dari Reuters, Rabu (20/11/2019).

 Baca juga: Wall Street Menguat Tipis Usai Perang Dagang AS-China Hampir Menyentuh Kesepakatan

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 102,2 poin atau 0,36%, menjadi 27.934,02, S&P 500 kehilangan 1,85 poin atau 0,06% menjadi 3.120,18 dan Nasdaq Composite menambahkan 20,72 poin atau 0,24% menjadi 8.570,66.

Tujuh dari 11 sektor S&P 500 utama turun. Investor akan mengawasi laporan pendapatan dari pengecer lain, termasuk Lowe's Cos Inc, Target Corp dan Nordstrom Inc akhir pekan ini.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini