nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kota Baru di Kaltim Akan Dibangun Bandara VVIP

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 19:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 20 470 2132392 ibu-kota-baru-di-kaltim-akan-dibangun-bandara-vvip-vS5ejA46lj.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan memastikan akan membangun satu Bandara khusus di Ibu Kota baru. Hal ini bertujuan untuk mendukung konektivitas udara di wilayah ibu kota baru.

Sekertaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan, bandara khusus ini hanya akan berjarak 15 hingga 20 kilometer saja dari pusat pemerintahan. Nantinya Bandara ini dikhususkan untuk menampung tamu tamu VVIP (Very very Important Person).

 Baca juga: Bangun Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru, PUPR Butuh Rp256 Triliun

"Diperlukan VVIP airport pada jarak 15-20 km dari pusat pemerintahan," ujarnya di komplek DPR, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

 Ilustrasi Bandara

Menurut Djoko, selai bandara itu, Kemenhub juga akan mengembangkan bandara eksisting atau yang sudah ada seperti Bandara Sepinggan. Nantinya pengembangan bandara tersebut akan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

 Baca juga: Istana Presiden di Ibu Kota Baru Bergaya Nasional dengan Kearifan Lokal

Kemudian bandara kedua yang dikembangkan ialah Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto‎ untuk penerbangan private dan penerbangan domestik. Pengembangan yang dilakukan ialah panjang runway menjadi 3.000 x 45 meter dengan kapasitas terminal 20 juta penumpang per tahun.

"Pengembangan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Supaiman (Sepinggan). Panjang runway menjadi 3.250 x 60 meter, kapasitas terminal 30 juta penumpang per tahun," jelasnya.

 Baca juga: Aturan Pemindahan Ibu Kota akan Dimasukkan ke Omnibus Law

Selain Bandara, pemerintah juga akan melakukan pengembangan pelabuhan di lokasi ibu kota baru. Bahkan pemerintah menjamin jika pelabuhan di ibu kota baru akan memiliki kualitas kelas dunia tapi juga ramah lingkungan.

Menteri PPN atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, saat ini ada dua pelabuhan di lokasi ibu kota baru. Nantinya kedua pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Pelabuhan Karingau Balikpapan dan Pelabuhan Samarinda akan dilakukan pengembangan.

Tak tanggung-tanggung pengembangan kedua pelabuhan tersebut akan dilakukan pengembangan bertaraf internasional. Nantinya kedua pelabuhan itu berkonsep green port atau ramah lingkungan.

"Pengembangan pelabuhan untuk mendukung kawasan ibu kota negara akan berwawasan lingkungan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini