nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PNS Kerja dari Rumah Tak Produktif Siap-Siap Kena Sanksi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 21 November 2019 17:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 21 320 2132824 pns-kerja-dari-rumah-tak-produktif-siap-siap-kena-sanksi-2o2SjaqZSi.jpg PNS (Setkab)

JAKARTA - Wacana Pegawai Negeri Sipil (PNS) kerja dari rumah memang menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, banyak yang meragukan akan kinerja para PNS jika bekerja di luar kantor.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, dalam mengejar target reformasi birokrasi yang baik, maka akan ada sanksi bagi yang tidak produktif jika bekerja di rumah. Pasalnya, pengurangan tunjangan menjadi salah satunya.

 Baca juga: PNS Bisa Kerja dari Rumah, Menpan-RB Atur Target Penilaiannya

"Oh iya pasti ada (sanksi). kan sekarang udah mulai ada pengurangan tunjangan," ujarnya.

Sanksi tersebut, lanjutnya, diperuntukan agar sesuai dengan visi-misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai reformasi birokrasi, seperti, investasi serta pelayanan. Maka dari itu, diperlukan target yang lebih baik lagi.

 Baca juga: Kemendikbud Cari 1.891 Dosen dalam Seleksi CPNS 2019

"Anda kalau mau buat setahun (suatu kerjaan) berarti investasinya mundur setahun, melayani masyarakat ya mundur setahun. anda bisa sebulan ya makin bagus. tapi kan harus hati-hati karena menyangkut orang, menyangkut mental, menyangkut kebiasaan," ujarnya.

 CPNS

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) akan segera menguji coba Pegawai Negeri Sipil (PNS) kerja di luar kantor. Rencananya, uji coba ini akan dimulai pada 1 Januari 2020 mendatang.

 Baca juga: Pangkas Eselon III dan IV, Mentan Syahrul: Kita Butuh Sosialisasi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan untuk permulaan sistem ini akan diuji coba di internal kementerian terlebih dahulu. Itu pun tidak semua PNS akan diperbolehkan untuk kerja di rumah karena kuotanya hanya 1.000 PNS.

"Mudah-mudahan 1 Januari bisa kita lakukan. Itu di Bappenas, Bappenas ingin menjadi contoh dulu," ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR, Jakarta.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini