nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daftar UMK Jateng 2020, Semarang Paling Tinggi Rp2,7 Juta

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Jum'at 22 November 2019 13:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 22 320 2133132 daftar-umk-jateng-2020-semarang-paling-tinggi-rp2-7-juta-LiE2WpbAr1.jpg UMK Jateng 2020 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Tengah resmi ditetapkan. Pasalnya, keputusan ini telah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 560/58 Tahun 2019.

Baca Juga: UMK Kota Bandung Naik 8,51% Jadi Rp3,62 Juta

Dengan demikian, UMK di Jawa Tengah resmi dinaikkan mulai pada tahun 2020, dengan peningkatan UMK Kota Tegal menjadi yang tertinggi di antara kota lainnya di Jawa Tengah. Hal ini diungkapkan oleh akun yang biasa memberikan informasi seputar Kota Tegal.

"Akhirnya UMK Jawa Tengah tahun 2020 resmi ditetapkan. kenaikan UMK Kota Tegal menjadi tertinggi di Jateng. Tahun lalu hanya Rp1.630.106, di tahun 2019 naik menjadi Rp1.925.000," tulis @infotegal di Twitter, Jumat (22/11/2019).

Baca Juga: Daftar UMK Banten 2020, Cilegon Paling Tinggi Rp4,24 Juta

Bukan tanpa sebab, rupanya kenaikan UMK di Kota Tegal menjadi yang tertinggi karena memang meningkat sebesar 9,25%. Sedangkan untuk rata-rata kenaikan UMK di Jawa Tengah saja adalah 8,57%.

Sementara itu, UMK tertinggi dipegang oleh Kota Semarang dengan UMK sebesar Rp2.715.000, disusul oleh Kabupaten Demak dengan UMK sebesar Rp2.432.000 dan Kabupaten Kendal dengan UMK sebesar Rp2.261.775. Adapun Kabupaten/Kota dengan UMK terendah di Jateng dimiliki oleh Kota Banjarnegara yaitu hanya Rp1.748.000.

 Nilai Tukar Rupiah Masih Menguat 24 Poin di Level Rp14.052

Berikut daftar seluruh UMK yang tercatat di Kabupaten/Kota di kawasan Jawa Tengah.

1. Kota Semarang (UMK Rp2.715.000)

2. Kabupaten Demak (UMK Rp2.432.000)

3. Kabupaten Kendal (UMK Rp2.261.775)

4. Kabupaten Semarang (UMK Rp2.229.880)

5. Kota Salatiga (UMK Rp2.034.915)

6. Kabupaten Grobogan (UMK Rp1.830.000)

7. Kabupaten Blora (UMK Rp1.834.000)

8. Kabupaten Kudus (UMK Rp2.218.451)

9. Kabupaten Jepara (UMK Rp2.040.000)

10. Kabupaten Pati (UMK Rp1.891.000)

11. Kabupaten Rembang (UMK Rp1.802.000)

12. Kabupaten Boyolali (UMK Rp1.942.500)

13. Kota Surakarta (UMK Rp1.956.200)

14. Kabupaten Sukoharjo (UMK Rp1.938.000)

15. Kabupaten Sragen (UMK Rp1.815.914)

16. Kabupaten Karanganyar (UMK Rp1.989.000)

17. Kabupaten Wonogiri (UMK Rp1.797.000)

18. Kabupaten Klaten (UMK Rp1.947.821)

19. Kota Magelang (UMK Rp1.853.000)

20. Kabupaten Magelang (UMK Rp2.042.200)

21. Kabupaten Purworejo (UMK Rp1.845.000)

22. Kabupaten Temanggung (UMK Rp1.825.200)

23. Kabupaten Wonosobo (UMK Rp1.859.000)

24. Kabupaten Kebumen (UMK Rp1.835.000)

25. Kabupaten Banyumas (UMK Rp1.900.000)

26. Kabupaten Cilacap (UMK Rp2.158.327)

27. Kabupaten Banjarnegara (UMK Rp1.748.000)

28. Kabupaten Purbalingga (UMK Rp1.940.800)

29. Kabupaten Batang (UMK Rp2.061.700)

30. Kota Pekalongan (UMK Rp2.072.000)

31. Kabupaten Pekalongan (UMK Rp2.018.161)

32. Kabupaten Pemalang (UMK Rp1.865.000)

33. Kota Tegal (UMK Rp1.925.000)

34. Kabupaten Tegal (UMK Rp1.896.000)

35. Kabupaten Brebes (UMK Rp1.807.614)

Perlu diketahui, setiap perusahaan dilarang membayar karyawannya di bawah upah yang telah ditentukan sesuai dengan daerahnya masing-masing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini