nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Melantai di Bursa, Saham Palma Serasih Langsung Auto Reject

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 25 November 2019 10:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 25 278 2134008 melantai-di-bursa-saham-palma-serasih-langsung-auto-reject-ppugY0lVIU.jpg Saham Palma Serasih Kena Auto Reject (Foto: Okezone.com/Taufik)

JAKARTA - PT Palma Serasih Tbk (PSGO) resmi melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat pencatatan perdana, saham PSGO langsung terkena penolakan otomatis (auto rejection) oleh Jakarta Automated Trading System (JATS).

Baca Juga: Kebutuhan Co-Living Terus Meningkat, Saatnya Pengembang Melantai di Bursa?

Pasalnya, kenaikan saham melebihi ketentuan persentase tertinggi harian khusus saham IPO sebesar 50%. Saat pencatatan perdana sama PSGO tercatat naik 69,52% atau 73 poin dari harga penawaran.

Saat pencatatan perdana, saham TEBE naik 69,52% atau 73 poin ke level Rp178. Saham PSGO ditransaksikan sebanyak sembilan kali dengan volume sebanyak 500 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp8,9 miliar.

Baca Juga: IPO Saudi Aramco Terbesar di Jagat Raya, Valuasi Rp23.800 Triliun

Perusahaan perkebunan dan industri pengolahan minyak sawit, PT Palma Serasih Tbk menawarkan saham dengan harga IPO Rp105 per saham. PSGO sendiri melepas sebanyak 2,85 miliar saham.

 Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen

Direktur Utama Palma Serasih Budiono Tanbun mengatakan bahwa dengan pencatatan perdana saham ini, perseroan memiliki peluang yang jauh lebih besar dalam melakukan espansi usaha, pembangunan pabrik kelapa sawit dan sarana pendukung.

"Serta peningkatan modal kerja dalam rangka menambah luas areal tertanam dan kapasitas produksi," ujar dia di Gedung BEI Jakarta, Senin (25/11/2019).

Dirinya mengucapkan terima kasih atas animo kepercayaan publik yang ditunjukkan oleh investor terhadap penawaran umum perdana saham PSGO.

"Kami akan terus berupaya mengemban tanggung jawab atas komitmen perusahaan dalam menghasilkan pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan dengan menjaga transparansi, akuntabilitas dan tata kelola perusahaan yang baik," ungkap dia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini