nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sang Maestro Ciputra Diganjar Lebih dari 80 Penghargaan

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 14:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 27 470 2135055 sang-maestro-ciputra-diganjar-lebih-dari-80-penghargaan-eaROZN1JqS.jpg Ciputra (Foto: Forbes)

JAKARTA - Chairman dan Founder Grup Ciputra, Ir Ciputra telah menghemnbuskan napas terakhirnya di Singapura, pada Rabu, 27 November 2019 pukul 01.05 waktu Singapura.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sekaligus doa kepada beliau dan keluarga,” demikian pesan penutup dari CEO Grup Ciputra, Candra Ciputra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/11/2019).

Baca juga: Ciputra Pernah Masuk Daftar Miliarder, Berapa Kekayaannya?

Beliau meninggal dalam usia 88 tahun. Almarhum merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara, lahir di Parigi, 24 Agustus 1931 dari keluarga sederhana. Dalam usia 12 tahun, Alm. Bapak Ciputra sudah harus mandiri, setelah ayahnya ditangkap oleh tentara penjajah. Alm. Bapak Ciputra meninggalkan istri, 4 anak, 4 menantu, 10 cucu, 4 cucu menantu, dan 7 cicit.

Ciputra telah mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia antara lain Tanda Kehormatan Satyalencana dalam bidang Pembangunan, Tanda Kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial, dan Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan dalam Pengembangan KUD & Pengusaha Kecil.

ciputra

Secara keseluruhan, Alm. Bapak Ciputra menerima lebih dari 80 penghargaan dari berbagai institusi nasional dan internasional lainnya.

Semasa hidupnya, beliau memang dikenal sebagai sosok pekerja keras, sederhana, dan sangat entrepreneurial. Almarhum selalu menekankan kepada keluarganya untuk mengutamakan kejujuran dan integritas yang kemudian diterapkan dalam menjalankan bisnis Grup Ciputra, yakni berdasarkan tiga pilar filosofi yaitu Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship. Almarhum juga bercita-cita untuk dapat menciptakan lebih banyak entrepreneur di Indonesia, yakni generasi muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dengan cara mengubah ‘sampah dan rongsokan menjadi emas’.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini