Tidak Lulus Kuliah, Miliarder Ini Sumbang Rp648 Miliar ke Universitas California

Hairunnisa, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 04 320 2137822 tidak-lulus-kuliah-miliarder-ini-sumbang-rp648-miliar-ke-universitas-california-3hYRqcQ2o1.jpg David Geffen (Foto: Forbes)

JAKARTA - Salah satu pendiri DreamWorks, David Geffen menyumbangkan uang sebesar USD46 juta atau sekitar Rp648 miliar (dalam kurs Rp14.103) kepada Fakultas Kedokteran Universitas California (UCLA) yang berada di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: 2 Miliarder Indonesia Masuk Daftar Orang Kaya Dermawan Asia, Siapa Saja?

Dengan uang ini, dia berupaya mendukung program beasiswa di kampus tersebut. Dengan demikian, total sumbangan dirinya ke UCLA lebih dari USD450 juta atau sekitar Rp6,3 triliun. Saat ini, kekayaan bersih dari Geffen sebesar USD8,5 miliar atau sekitar Rp119 triliun. Demikian seperti dilansir Forbes, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Geffen, yang juga merupakan pendiri label rekaman Asylum Records, Geffen Records dan DGC Records ini, peernah menyumbangkan Dana Beasiswa Sekolah Medis David Geffen di tahun 2012 lalu, dengan dana sumbangan yang mencapai USD100 juta atau sekitar Rp1,4 trilun.

Baca Juga: Daftar 10 Orang Kaya Paling Dermawan di Asia, Ada dari Indonesia?

Diharapkan sebanyak 414 siswa telah menerima beasiswa selama 10 tahun. Karena beasiswa diberikan secara gratis sekaligus uang saku, persentase mahasiswa kedokteran UCLA yang lulus tanpa utang hampir tiga kali lipat sejak Geffen memberikan sumbangan pertamanya dari 17% pada Juni 2013 menjadi 45% pada 2019.

Geffen, yang tidak lulus dari UCLA memiliki sejarah membuat sumbangan besar untuk universitas tersebut.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

Pada tahun 2002, dia memberikan sumbangan sebesar USD200 juta atau sekitar Rp2,8 triliun untuk Sekolah kedokteran sehingga sekolah tersebut dinamai Geffen.

Geffen juga pernah menyumbangkan hampir USD250 juta atau sekitar Rp3,5 triliun untuk acara ulang tahun yang ke-100 UCLA tahun ini, dan telah mengumpulkan lebih dari USD5,3 miliar atau sekitar Rp74 triliun.

Di awal karirnya, untuk mempertahankan pekerjaannya, Geffen pernah berbohong tentang lulus dari perguruan tinggi dan menciptakan gelar UCLA palsu. Dia mengaku melakukannya begitu dia menjadi sukses.

Selain sumbangan di dunia pendidikan, Geffen juga telah menjadi penyumbang dana di dunia seni. Pada 2017, Geffen menjanjikan USD150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun ke Museum Seni Wilayah Los Angeles.

Sumbangan uang tunai tersebut menjadi dana terbesar yang diterima oleh museum dalam sejarah. Dua tahun sebelumnya, dia menjanjikan USD100 juta atau sekitar Rp1,4 trilun kepada Lincoln Center for Performing Arts untuk merenovasi aula konser Avery Fisher, yang kemudian dinamai Geffen Hall.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini