nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daftar 10 Orang Kaya Paling Dermawan di Asia, Ada dari Indonesia?

Hairunnisa, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 14:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 03 320 2137381 daftar-10-orang-kaya-paling-dermawan-di-asia-ada-dari-indonesia-zEv6y6QHyR.jpg Orang Kaya India Azim Premji (Foto: Forbes)

JAKARTA - Di tahun 2019 ini Forbes mencatat 10 orang terdemawan di Asia, Pemelihan ini dilhat dari jumlah beberapa banyak orang tersebut dalam kontribusinya dalam bidang kemanusiaan.

Berikut ini adalah daftar 10 orang dermawan menurut Forbes.com, Selasa (03/12/2019).

1. Azim Premji, 74 tahun

Pendiri dan Ketua, Wipro India ini pada bulan Maret lalu ditetapkan sebagai orang dermawan di Asia dengan memberikan sebagian sahamnya, senilai USD7,6 miliar atau sekitar Rp102 triliun (dalam kurs Rp14.038) di perusahaan teknologi Wipro ke Azim Premji Foundation yang berfokus pada pendidikan.

Yayasan ini nantinya akan menggunakan dana tersebut untuk meningkatkan kegiatan pendidikan, termasuk memperluas Universitas Azim Premji yang berada di Bangalore.

Baca Juga: Orang Kaya Paling Dermawan di Asia, Sumbang Miliaran Dolar AS

2. Jeffrey Cheah, 74 tahun

Melalui yayasannya, Jeffrey Cheah telah menyumbangkan hampir USD39 juta atau sekitar Rp547 miliar (dalam kurs Rp14.038) untuk mendanai beasiswa pendidikan sejak 2018.

Cheah juga telah menyediakan dana gabungan untuk sekolah dasar negeri, sebesar USD2,5 juta atau sekitar Rp35 miliar kepada SJKC Chee Wen di negara bagian Selangor dan SJKC Gunong Hijau di negara bagian Perak , dan USD6 juta atau sekitar Rp84 miliar untuk sekolah-sekolah lainnya di Malaysia.

 azim

3. Theodore Rachmat, 76 tahun

Pengusaha sekaligus pendiri Grup Truputra Indonesia ini sejak tahun 2018 telah menyumbangkan hampir USD5 juta atau sekitar Rp70 miliar untuk A&A Rachmat Compassionate Service Foundation miliknya, yang mendukung peluang pendidikan, perawatan kesehatan dan panti asuhan.

4. Jack Ma

Pengusaha yang berusia 55 tahun ini bersama pemerintah China telah memfokuskan dunia pendidikan dengan menjanjikan setidaknya USD75 juta atau sekitar Rp 1 triliun untuk melatih para guru dan kepala sekolah, bersama dengan upaya meningkatkan pendidikan lainnya di pedesaan.

5. Judith Neilson, 73 tahun

Pendiri JN Project Australia ini pada bulan November lalu berkomitmen menyumbangkan uang sebesar USD100 juta atau sekitar Rp1.4 triliun untuk mendirikan Institut Jurnalisme di Sydney. Institut di bangun untuk mendorong jurnalisme independen yang berkualitas, termasuk lebih banyak melaporkan tentang masalah yang ada di sekitar Asia.

6. Nicola Forrest, 57 tahun

Tahun 2019 pengusaha asal Australia ini menyumbang untuk Telethon, yaitu penggalangan dana yang untuk anak-anak yang sakit kanker.

Ia dan Andrew Forrest, 57 tahun Ketua dari Fortescue Metals Group Australia menyumbangkan USD655 juta atau sekitar Rp9.1 triliun pada bulan Mei untuk Minderoo Foundation, dan memberikan dana kepada sang pendonor sebesar USD1,5 miliar atau sekitar Rp21 triliun. Yayasan ini mendukung penelitian kanker, perkembangan anak usia dini, kesetaraan adat, lautan yang sehat, dan penghapusan perbudakan modern.

Baca juga: Achmad Hamami Wariskan Kerajaan Bisnisnya ke Putra-Putrinya

7. Bae Suh Kyung, 56 tahun

Pendiri dari Science Foundation ini pada bulan September memberikan 10 miliar won atau sekitar Rp118 miliar (dalam kurs Rp11), yang akan dialokasikan selama lima tahun, kepada empat ilmuwan Korea Selatan untuk penelitian dalam ilmu saraf dan genetika.

8. Gong Junlong, 50 tahun

Pendiri dari Grup Hengyu Cina menjanjikan USD50 juta atau sekitar Rp702 miliar pada Juni 2018 untuk membangun Rumah Sakit Umum no. 2 Lufeng di kota kelahirannya Shanwei, Guangdong. Baron properti juga menyumbangkan USD5,6 juta atau sekitar Rp78 miliar pada tahun lalu untuk mendanai perluasan sekolah menengah di Shanwei.

dolar

9. IU (Lee Ji eun), 26 tahun

Penyanyi asal Korea Selatan ini menjadi dermawan termuda yang masuk daftar, ia telah memberikan total 900 juta won atau sekitar Rp10 miliar untuk berbagai hal sejak 2018. Salah satuny pada bulan April lalu, ia menyumbang ke Provinsi Gangwon untuk membantu setelah kebakaran hutan besar-besaran yang membuat hampir 4.200 orang kehilangan tempat tinggal.

10. Chuchat Petaumpai & Daonapa Petampai, 66 tahun

Ketua Komite Eksekutif dan Direktur Pelaksana, Muangthai Capital Thailand di tahun ini telah memberikan kontribusi tunggal terbesar mereka untuk perawatan kesehatan di Thailand, mereka menyumbang sekitar USD2,7 juta atau sekitar Rp37 miliar ke Rumah Sakit Universitas Thammasat di Bangkok untuk membangun gedung rawat jalan, bagian radiologi, yang akan mencakup sinar-X, MRI dan layanan terkait.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini