Setiap 10 dari 44 juta anak muda Bangladesh menganggur, menurut penelitian oleh World Vision Bangladesh. Selain itu, ribuan lulusan yang menyelesaikan studi mereka di berbagai universitas negeri dan swasta di Bangladesh gagal menemukan posisi yang cocok di pasar kerja setiap tahunnya.
Akibatnya, tingkat pengangguran berpendidikan di negara ini meningkat secara eksponensial. Namun, para pengangguran muda ini dapat dengan mudah memulai karir mereka dengan mengikuti beberapa pelatihan IT dan freelancing secara online. Dengan melakukan hal ini, mereka tidak hanya mencari nafkah, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian dengan mendapatkan gaji dalam mata uang asing.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.