Erick Thohir Buka Peluang Mantan Wamen Jokowi Jadi Bos BUMN

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 09 320 2139903 erick-thohir-buka-peluang-mantan-wamen-jokowi-jadi-bos-bumn-fdyXx6J28V.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka peluang kepada Wakil Menteri (Wamen) era Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk masuk dalam jajaran direksi perusahaan plat merah. Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.

Baca Juga: Direksi Dirombak, Darmawan Prasodjo Bakal Jadi Wadirut PLN Dampingi Rudiantara

Menurut Arya, memang saat ini pihaknya tengah mengkaji untuk mantan Wamen masuk ke dalam jajaran Direksi BUMN. Hanya saja dirinya tidak mengungkapkan siapa wakil menteri yang dimaksud dan dimana posisi yang akan ditempatkannya.

“Ada Wamen yang akan direkrut (jadi bos BUMN),” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Baca Juga: Jokowi dan Erick Thohir Langsung Tertawa saat Bertemu Siswa Bernama Harley

Berdasarkan penelusuran Okezone, ada beberapa Wakil Menteri di era kabinet kerja Jokowi-JK. Mereka adalah Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar dan Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Fachir.

Sementara dalam waktu dekat PT PGN Tbk akan mengadakan RUPS. Dalam mata acara RUPS tersebut PGN akan melakukan perombakan jajaran Direksi dan Komisaris.

 Wamen ESDM

Jika melihat dari sisi background masing-masing mantan Wakil Menteri, Arcandra Tahar lah yang berpeluang besar jadi Bos BUMN Gas ini. Namun bisa saja Mardiasmo akan masuk jika yang dicari adalah posisi Direktur Keuangan.

“Adalah nanti (nama wakil menteri yang masuk jadi petinggi BUMN),” ucapnya.

Sebagai informasi, mengutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PGN telah menyampaikan infomasi rencana RUPSLB perusahaan pada 21 Januari 2020. Informasi itu sudah disampaikan perusahaan pada 4 Desember 2019 ke Otoritas Jasa Keuangan dengan nomor surat 047500.S/OT.02.00/PDO/2019.

Adapun iklan pengumuman dimuat di surat kabar pada tanggal 6 Desember 2019. Yang berhak hadir dalam RUPS Luar Biasa adalah Pemegang Saham Perseroan baik yang sahamnya dalam bentuk warkat maupun yang berada dalam penitipan kolektif yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada hari Jumat tanggal 20 Desember 2019 pukul 16.00 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini