nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Erick Thohir Bereskan Bisnis Sampingan BUMN, Bos RNI: Itu Kalau Tak Ada Manfaatnya

Fathnur Rohman, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 20:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 12 320 2141286 erick-thohir-bereskan-bisnis-sampingan-bumn-bos-rni-itu-kalau-tak-ada-manfaatnya-6d1NOz1xz6.jpg Dirut RNI (Foto: Okezone.com/Fathnur)

Didik menjelaskan, nilai investasi dalam pembangunan pabrik Alkes ini mencapai Rp120 miliar. Pabrik Alkes ini nantinya diharapkan mampu untuk meningkatkan produktivitas produk Alkes PT RNI sehingga membuka peluang ekspor ke luar negeri.

"Untuk nilai investasi saja nilainya Rp120 miliar. Untuk model kerjanya Rp27 miliar kita lihat perkembangannya, kalau totalnya bisa mencapai Rp147 miliar sampai Rp150 miliar, " tambahnya.

Disampaikan Didik, pabrik Alkes ini akan dipersiapkan untuk memproduksi Alkes jenis bahan medis habis pakai (BMHP) yakni sejenis catheter, tube, dan kantung darah. Pasalnya, produk tersebut banyak dibutuhkan di unit pelayanan gawat darurat (UGD), ruang operasi, ICCU, ruang perawatan dan Puskesmas yang memiliki ruang perawatan.

Dirinya mengaku, produk Alkes jenis tube dan catheter akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar di Korea Selatan sebanyak 70%. Sedangkan 30% sisanya akan diperuntukan untuk kebutuhan pasar dalam negeri.

"Semua produknya akan didistribusikan oleh seluruh anak perusahaan RNI. Jumlahnya ada 43 cabang di seluruh Indonesia. 30% untuk dipasarkan di Indonesia dan regional, 70% untuk kebutuhan pasar di Korea, " kata Didik.

Masih dikatannya, pengembangan bisnis Alkes ini merupakan upaya PT RNI untuk mendukung percepatan industri Alkes nasional sesuai dengan Instruksi Presiden No.6 Tahun 2016. Seperti diketahui, pasar Alkes sendiri masih sangat potensial.

"Kalau kita investasinya sekitar Rp120 miliar, tahun pertama mungkin dua kali lipat dari itu, " ucap dia.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini