"Jadi, tadi pada saat dibacakan pada saat tadi RUPSLB, pemegang saham ingin untuk melakukan transformasi bisnis. Itulah alasannya," ujar dia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).
Dia menambahkan, pada 2020 terdapat tantangan yang akan dihadapi perseroan. Seperti, pada Januari tahun depan sudah tidak diizinkan ekspor nikel.
Baca Juga: Cari Emas hingga Nikel, Antam Habiskan Rp12,7 Miliar
"Maka itu menjadi challenging bagi kami sehingga kami di 2020 akan fokus ke arah hilirisasi. Itu jadi target Antam ke depannya," ungkap dia.
Sebagai informasi, tidak hanya direksi yang diganti. Posisi dewan Komisaris juga terjadi perombakan. Pemegang saham menunjuk Agus Surya Bakti menggantikan Fachrul Razi sebagai Komisaris Utama.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.