nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Emas Tertekan Kuatnya Bursa Saham AS

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 08:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 19 320 2143688 harga-emas-turun-tertekan-menguatnya-bursa-saham-as-NheGOnyL3G.jpg Ilustrasi Harga Emas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

CHICAGO - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, karena indeks saham acuan, yakni Wall Street memperpanjang kenaikan. Tak hanya itu, kilau emas kian mereduk tertekan naiknya kurs dolar Amerika Serikat (AS).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun USD1,9 atau 0,13% menjadi ditutup pada USD1.478,70 per ounce. Demikian dikutip dari Xinhua, Kamis (19/12/2019).

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp1.000/Gram

Investor pasar saham AS optimis setelah Beijing dan Washington pada pekan lalu menyetujui perjanjian ekonomi dan perdagangan fase satu. Hal itu pun membuat Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan Nasdaq Composite Index memperpanjang kenaikan.

Harga Emas

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, emas biasanya turun karena investor tidak perlu mencari tempat yang aman. Tekanan tambahan datang dari kenaikan dolar AS.

Indeks dolar, ukuran greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, naik lebih lanjut menjadi sekitar 97,40 pada hari Rabu, yang akan membuat emas yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Baca Juga: Harga Emas hingga Paladium Naik Imbas Krisis Listrik di Afrika Selatan

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 2,3 sen, atau 0,13% menjadi ditutup pada USD17,049 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD5,9 dolar atau 0,63% menjadi menetap di USD935,70 per ons.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini