Share

Moeldoko Tegaskan Istana Tak Lindungi Eks Dirkeu Jiwasraya Hary Prasetyo

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 23 Desember 2019 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 23 320 2145270 moeldoko-tegaskan-istana-tak-lindungi-eks-dirkeu-jiwasraya-hary-prasetyo-lr8Zf3yCTh.jpg Asuransi (Reuters)

JAKARTA – PT Asuransi Jiwasraya tengah terlilit masalah gagal bayar yang nilainya cukup besar hingga Rp12,4 triliun. Di tengah kekhawatiran gagal bayar tersebut berhembus desas-desus, bahwa akan ada perlakukan khusus untuk Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo.

Mengomentari hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko membantah bahwa pemerintah ingin mem-beking Hary Prasetyo lantaran pernah bekerja di KSP. Moeldoko memastikan bahwa pihaknya tidak lagi merekrut Hary Prasetyo untuk bekerja di KSP di periode kedua pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin setelah namanya disebut-sebut dalam skandal kasus Jiwasraya yang merugikan negara hingga Rp12,4 triliun.

 Baca juga: Selamatkan Jiwasraya, Erick Thohir Minta Izin Bentuk Holding BUMN Asuransi

"Saya jelaskan ini ada yang mulai agak menyimpang jauh, ada isu Pak Hary menantu saya, keponakan, ada bapaknya bos saya. Saya baru kenal Pak Hary itu baru di KSP ini. Kan di sini dalam mencari SDM terbuka, saya jelaskan bahwa Pak Hary kami rekrut setelah keluar dari Jiwasraya. Pada saat beliau di Jiwasraya memiliki catatan yang positif, bagaimana bisa merubah wajah Jiwasraya," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (23/12/2019).

 Moeldoko

Moeldoko menegaskan, nama Hary Prasetyo bahkan tak masuk dalam daftar orang-orang yang direkrut KSP setelah mencuatnya kasus gagal bayar asuransi perusahaan berplat merah itu.

 Baca juga; 17 Fakta soal Kasus Jiwasraya, Dinilai Sembrono hingga Gagal Bayar Polis

"Pak Hary sekarang sudah nggak ada di KSP. Kehadiran Pak Hary yang ke KSP itu inisiasi pribadi. Ingin masuk ke KSP, berikutnya melalui seleksi. Walaupun waktu itu seleksinya saya juga harus jujur, seleksinya tidak seperti sekarang, sekarang sangat ketat, kalau dulu kurang," ungkapnya.

Moeldoko menegaskan, KSP tak akan pernah melindungi Hary Prasetyo atau siapa pun pegawainya yang terlibat persoalan hukum.

 Baca juga: Kasus Jiwasraya, Erick Thohir: Kita Lakukan Restrukturisasi

"Bahwasanya kalau beliau ada kaitannya dengan peristiwa Jiwasraya, beliau memiliki kewajiban untuk mempertanggungjawabkan dan penegak hukum memiliki hak untuk melakukan langkah-langkah hukum. Jadi tidak ada Moeldoko melindungi, apalagi Istana," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini