nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Euforia Japek, Pengamat: Jalan Tol Itu Bebas Hambatan Bukan Macet

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Selasa 24 Desember 2019 20:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 24 320 2145668 euforia-japek-pengamat-jalan-tol-itu-bebas-hambatan-bukan-macet-mvG4TcIvwG.jpg Macet (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) yang disebut dapat mengurai kemacetan hingga 30% malah menimbulkan kemacetan yang parah. Apalagi, tol tersebut sudah dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Tarif Tol Layang Japek masih Rp0 alias gratis juga menjadi salah satu membeludaknya pemudik di Tol Layang Japek. Lalu bagaimana agar Tol Layang Japek ini benar-benar menjadi solusi kemacetan dan bukan menjadi sumber kemacetan baru?

Baca Juga: Pakai Cara Ini Tol Layang Japek Tidak Akan Macet?

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan jalan tol pada hakikatnya bukanlah jalan bebas kemacetan, namun hanya bebas hambatan. Yang dimaksud jalan bebas hambatan itu tidak ada penghalang, antara lain lampu merah atau orang menyebrang jalan. Sementara bebas kemacetan itu tidak ada antrean.

“Jadi pola pikir ini harus diubah di kepala masyarakat maupun pengambil kebijakan,” ujarnya kepada Okezone¸ Selasa (24/12/2019).

Baca Juga: Tol Layang Japek Macet Parah, Menhub Ibaratkan Martabak yang Laris Manis

Menurut Agus, Tol Layang Japek ini bukan menjadi alternatif pengurai kemacetan, justru menambah kemacetan saja. “Penambahan jalan tol itu adalah penambahan kemacetan. Mau bangun berapa tingkat juga, jalan tol baru itu akan macet,” kata Agus.

 Macet

Dia berpendapat, jalan tol akan terbebas dari kemacetan jika merupakan jalan tol jarak jauh sehingga bisa lebih lancar. Namun, ketika mendekat kota atau pusat keramaian kawasan industri, jalan tol dipastikan akan mengalami kemacetan.

“Kemacetan Tol Japek II makin parah karena libur Nataru. Tunggu dulu tiga bulan, lihat macet atau tidak,” jelas Agus.

Agus menilai, Tol Japek II seharusnya digunakan untuk truk-truk yang masuk ke kawasan industri sehingga Tol Cikampek Utama lancar untuk dilintasi mobil pribadi.

Macet 

Sementara itu, dia menyarankan agar tarif Tol Layang Japek mahal agar tidak lagi macet. Sebab, ketika tarifnya mahal itu dapat mengurangi pengguna di mana jalan tersebut merupakan alternatif. “Jika mau menghindari kemacetan, ya ke tol elevated, mahal, ya mahal, bangunnya juga mahal,” tukas Agus.

Pengamat Transportasi itu juga berkomentar mengenai video viral salah satu pengendara yang terlihat buang air kecil sembarangan di bahu Jalan Tol Japek II. Dia menyarankan, jika pengendara sering merasa akan buang air kecil atau besar bisa memilih jalan tol yang memiliki rest area.

“Orang Indonesia kan jorok. Kalau mau ke toilet tapi masih di dalam mobil, bisa beli alatnya di apotek. Kalau berhenti bisa berbahaya, kalau ditabrak dari belakang bagaimana?” papar Agus.

 Tol Layang Japek

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini