nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Investasi Rumah di Singapura? Ini Tren Properti Tahun Depan

Vania Halim, Jurnalis · Minggu 29 Desember 2019 17:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 29 470 2147162 ingin-investasi-rumah-di-singapura-ini-tren-properti-tahun-depan-jqcdLTDRYJ.jpg Singapura (Reuters)

JAKARTA - Harga properti setiap tahun kian menanjak. Hal ini memicu meningkatnya sentimen pembeli dari asing.

Beberapa bulan lalu, harga properti meningkat yang menimbulkan kekhawatiran atas kesenjangan yang semakin lebar antara harga dengan upah. Terutama di Singapura yang menjadi negara safe haven memicu pembeli asing berburu properti di negara tersebut.

Melansir Asiaone, Jakarta, Minggu (29/12/2019), berikut ini 5 tren properti dari PropertyGuru's Market Market Outlook 2020 yang harus diketahui jika ingin membeli rumah di 2020.

Baca juga:  Ingin Investasi Properti? Riset dan Perhitungan Kuncinya!

Rumah

1. Desentralisasi Daerah Tengah Inti

Ada banyak fokus pada desentraliasi pinggiran kota, atau dikenal Daerah Istirahat Tengah (Rest of Central Region) di Singapura.

Penambahan stasiun Woodlands North dan Woodlands South sepanjang Thomson-East Coast Line (TEL), Jurong Region Line, Cross Island Line dan 'penutupan loop' untuk Circle Line diharapkan akan menarik permintaan pembeli karena properti pinggiran kota menjadi semakin mudah diakses.

 Baca juga: 8 Ide Rumah Pohon, Menakjubkan dan Bikin Nyaman

Dibandingkan dengan unit yang lebih tua dan dijual di distrik utama, properti ini lebih memiliki nilai dan merupakan bagian dari area pertumbuhan yang mendapat manfaat dari perkembangan infrastruktur.

2. Build to Order (BTO)

House & Development Board mengatakan akan membangun flat BTO di Queenstown dan 1.500 unit lainnya di Bishan. Ini karena hibah baru seperti Enhanced Housing Grant (EHG) di pasar penjualan kembali HDB yang membuat flat dijual kembali lebih terjangkau dan menarik bagi pembeli.

3. Distrik 15

Distrik yang berada di tepi laut Singapura. Alasan spekulasi Distrik 15 akan sepanjang Thomson-East Coast Line (TEL), diatur untuk dibuka secara bertahap hingga 2023 dan 2024.

 Baca juga: Cara Membuat Rak Buku Sendiri, Unik dan Hemat Biaya

Selain itu, Urban Redevelopment Authority (URA) memiliki rencana untuk mengembangkan area Bayshore, bagian dari Distrik 15, menjadi lingkungan taman yang hidup dan berkelanjutan karena tren peningkatannya nilai diharapkan akan terus berlanjut karena tren peningkatannya nilai diharapkan akan terus berlanjut.

4. Tren Pembelian Asing

Tren ini diperkirakan akan berlanjut pada tahun 2020 ketika peluncuran menghantam pasar, menciptakan persaingan ketat untuk membangun lebih banyak properti kelas atas.

Investor memandang Singapura sebagai negara yang aman dan stabil untuk mengumpulkan kekayaan melakui real estate.

5. Isu Makroekonomi

Dalam tiga tahun terakhir, harga permintaan rata-rata properti pribadi meningkat 12% dan pendapatan kotor bulanan 7%.

Kesenjangan untuk rumah pribadi telah menjadi masalah dengan pertumbuhan diproyeksikan akan tetap melemah di tahun mendatang.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini