8 Fakta Yogyakarta Punya Bandara Baru, Jokowi Tak Mau Buru-Buru Resmikan

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Minggu 05 Januari 2020 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 04 320 2149209 8-fakta-yogyakarta-punya-bandara-baru-jokowi-tak-mau-buru-buru-resmikan-tJQFhwzuSH.jpg Bandara (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Program kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengintegrasikan wilayah-wilayah di Indonesia semakin gencar. Tidak hanya menyambungkan daerah-daerah, Presiden juga berkeinginan untuk menjadikan Indonesia sebagai pariwisata bagi turis mancanegara.

Hal ini merupakan salah satu tujuan dari dibangunnya Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Aiport (YIA). Terletak di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bandara Internasional Yogyakarta hadir menemani Bandara Adisutjipto sebagai gerbang masuk wisatawan ke Yogyakarta.

Oleh karena itu, Okezone akan merangkum fakta-fakta seputar Bandara Baru Yogyakarta, Jakarta, Minggu (5/1/2020):

1. Akan Beroperasi Penuh 29 April 2020

Bandara yang akan melayani penerbangan domestik dan internasional ini ditargetkan akan beroperasi secara menyeluruh pada April 2020.

“Target kita pada 29 April bandara ini sudah full operation, baik domestik maupun internasional,” ungkap Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Devi Suradji.

2. Memiliki Runway 3.250 Meter

Guna menarik daya kunjung wisatawan mancanegara ke Yogyakarta, YIA dibekali oleh panjang runway hingga 3.250 meter. Runway yang tergolong panjang ini membuat kemungkinan ukuran pesawat yang akan mendarat dapat lebih besar. Jika ukuran pesawat lebih besar, bukankah dapat menampung jumlah penumpang yang lebih banyak juga?

“Kalau banyak maskapai asing pertumbuhan ekonomi akan semakin bagus, turis asing juga meningkat,” imbuh Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Sebagai informasi, runway ini bahkan dapat didarati oleh pesawat berbadan besar Boeing 777-300 dan Airbus A380.

3. Saat Ini Melayani 13 Rute

Walau belum sepenuhnya, Bandara Internasional Yogyakarta ini sudah melayani penerbangan domestik. Terdapat 13 rute penerbangan dalam negeri yang singgah di YIA, yaitu Denpasar, Cengkareng, Halim Perdanakusumah, Banjarmasin, Palembang, Palangkaraya, Samarinda, Makassar, Medan, Tarakan, Balikpapan, Batam, dan Pontianak. Rute-rute tersebut dilayani oleh maskapai Lion Air, Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air.

"Pemindahan seluruh rute domestik dan internasional dari Bandara Adisutjipto ke YIA ditargetkan dilaksanakan pada akhir Maret 2020," jelas Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

 

4. Dilengkapi Fasilitas yang Memadai

Bandara ini dilengkapi 5 unit fixed bridge dan apron seluas 371.205 meter persegi berkapasitas 22 parking stand. Luas terminal kargo YIA adalah 12.000 meter persegi dengan kapasitas 40.300 ton per tahun. Gedung parkir tiga lantai dengan luas area 137.280 meter persegi yang mampu menampung ribuan kendaraan juga menambah kelengkapan fasilitas di YIA.

Di dalam terminal penumpang, tersedia 12 konter check-in, 2 x-ray, 2 walk through metal detector (WTMD), 400 kursi tunggu, 6 konter imigrasi, serta 2 baggage conveyor.

Adapun fasilitas standar pelayanan bandara lainnya yang sudah tersedia yaitu signage, konter informasi, flight information display system, announcement, informasi transportasi lanjutan, pusat informasi pariwisata, serta staf pelayanan pelanggan (customer service) yang berasal dari warga lokal Kulon. Juga terdapat difable lounge, difable toilet, difable lift, difable drop zone, nursery room, kid zone, reading corner, serta 400 unit troli.

Berbagai layanan pendukung bandara lainnya juga telah siap, seperti layanan navigasi penerbangan, layanan meteorologi, layanan pengisian bahan bakar pesawat udara, fasilitas kesehatan pelabuhan, karantina ikan, hewan, dan tumbuhan, dan dukungan transportasi pemadu moda (Damri, shuttle bus, kereta api, dan taksi).

5. YIA Dibangun Guna Atasi Kepadatan Bandara Adisutjipto

Bandara Adisutjipto yang telah berdiri sejak 1940 ini dinilai sudah melebihi kapasitas, maka dengan hadirnya YIA akan menyelesaikan banyak hal antara lain permasalahan keterbatasan Bandara Adisutjipto.

Tidak hanya memecahkan keterbatasan Bandara Adisutjipto, YIA juga akan menjadi pintu utama masuknya wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Jadi bandara ini akan menjadikan DIY lebih istimewa," ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Faik menilai, Adisutjipto sudah tidak memadai. Sebab, menampung penumpang per tahunnya mencapai 8,4 juta dari kapasitas 1,7 juta penumpang.

“Harusnya YIA sudah ada pada 5 atau 10 tahun yang lalu. Karena kepadatan penerbangan sehingga pesawat yang akan mendarat harus tertahan di atas DIY selama setengah jam hanya untuk menunggu parking stand pesawat. Hal ini menjadikan unsur kemanan dan keselamatan penerbangan menjadi tidak maksimal,” lanjut Dirut Angkasa Pura I itu.

 

6. Sudah Rampung 90%

Pembangunan Bandara YIA terpantau sudah mencapai 90%. Pembangunan tinggal menyelesaikan pada terminal domestik di lantai tiga. Sedangkan, penerbangan ini menggunakan terminal untuk penerbangan internasional. Nantinya, YIA juga akan dilengkapi jalan laying menuju ke terminal.

7. Presiden Tak Mau Lekas Resmikan YIA

 

Peresmian Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Aiport (YIA) menunggu pembangungan selesai 100%. Nantinya, jika pekerjaan sudah selesai Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikannya di pertengahan tahun 2020.

“Kita masih tunggu selesai 100%,” imbuh Presiden.

Menurut Presiden Indonesia ke-7 itu, peresmian YIA tidak perlu tergesa-gesa. Saat ini yang terpenting penerbangan sudah bisa beroperasi. Hal ini jauh lebih penting daripada upacara saja.

“Secepatnya saja, tidak perlu batas waktu. Mungkin pertengahan,” lanjut Presiden.

8. Air Pasokan YIA Disokong Bendung Kamijoro

Bendung Kamijoro yang berlokasi di tepi Sungai Progo, tepatnya di Pedukuhan Sentolo, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, DIY ini juga akan menjadi persedian air baku di YIA.

Selain memasok persediaan air ke YIA, Bendung Kamijoro juga berfungsi untuk mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air untuk aktivitas masyarakat sekitarnya.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini