nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tol Layang Japek-Becakayu Terintegrasi Januari 2020, Tarif Bisa Murah

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 13:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 07 320 2150187 tol-layang-japek-becakayu-terintegrasi-januari-2020-tarif-bisa-murah-2m4IBvKUuc.jpg Tol Layang Japek (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah membuka opsi penerapan tarif integrasi di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II. Meskipun begitu, saat ini wacana tersebut masih dalam pembahasan.

Baca Juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Resmi Dibuka, Netizen: Benar Enggak Bergelombang?

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, nantinya, tarif tol ini akan diintegrasikan dengan beberapa ruas tol. Namun untuk saat ini wacana pengintegerasian itu hanya akan mencakup jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta-Cikampek dan jalan tol layang Jakarta-Cikampek II.

"Saya kira akan seperti itu. Sekarang itu integrasinya tidak hanya Japek dan Japek Elevated, tapi juga dengan Becakayu," ujarnya di Jakarta, Senin (6/1/2020) malam.

Baca Juga: Ini Akses Tol Layang Jakarta-Cikampek

Menurut Danang, pembahasan integrasi ini diharapkan selesai pada pekan kedua Januari 2020. Adapun saat ini, tarif tol layang Jakarta-Cikampek II masih digratiskan pasca -diresmikan tahun lalu.

"Harapan kita sih tetap Januari. Pihak yang membantu kami bantu simulasi mereka janji simulasinya selesai bulan ini minggu kedua (Januari),"katanya.

Menurut Danang, dengan pengintegrasian ini tarif tol Japek layang akan lebih murah dari hitungan BPJT yang berdasar pada pengembalian investasi. Sedangkan jalan Japek yang sudah berfungsi di bawahnya tarifnya bakal dinaikkan untuk menanggung pengembalian investasi jalan tol diatasnya.

"Integrasinya penyesuaian, jadi antara pengembalian investasi dengan pelayanan masyarakat. Contohnya sekarang seperti Japek Elevated itu kan selisihnya untuk jangka panjang, jauh ya. Itu kan cukup besar, mungkin untuk hitungan BPJT yang satu Rp15 ribu yang satu Rp40 ribu. Kita kan sambil sudah jalan, masyarakat akan kita tanya kembali mengenai kemampuan dan kemauan bayar mereka," katanya.

Menurut Danang, dengan adanya integrasi tarif ini tak hanya menyeimbangkan pengembalian investasi, tapi juga dari sisi pengendarannya. Para pengendara golongan 1 diprediksi akan banyak melewati jalan tol layang terpanjang di RI ini.

"Jadi mungkin yang di Japek itu mengalami kenaikan, yang di Japek Elevated bisa mengalami penurunan, sehingga itu bisa balance yang lewat di atas dan yang lewat di bawah," kata Danang.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini