3. Hapus benda asing yang ada di dinding dengan hati-hati
Jika selama pemasangan wallpaper tidak dengan hati-hati maka bisa meninggalkan setitik kotoran, kalau terlalu banyak dapat kotoran itu dapat mengurangi kerekatan lem pada kertas.
Saat kamu merasakan ada kotoran yang menempel, potong celah kecil di kertas dengan pisau Exacto atau pisau cukur, kemudian lepaskan benda itu dengan pinset. Selanjutnya, suntikkan perekat wallpaper di belakang celah dengan jarum suntik dan ratakan kembali dengan rol benang jahit. Akhiri dengan kain lembab atau spons untuk membersihkan sisa perekat.
4. Tindakan pencegahan yang tepat
Saat memasang wallpaper baru, persiapkan permukaan, ratakan dengan baik, dan pertahankan kelembaban ideal di ruangan untuk menghindari wallpaper terkelupas dan bergelembung.
Pastikan dinding benar-benar bersih dari debu dan puing-puing sebelum memulai pekerjaan, untuk mengurangi kemungkinan benda asing terperangkap dan menyebabkan masalah lain. Ratakan kertas dari bagian tengah ke luar, alih-alih dari atas ke bawah atau ke luar. Hal ini membuat kecil kemungkinan gelembung udara akan terperangkap di bawah kertas.
Saat merapikan kertas dinding, berhati-hatilah agar tidak terlalu banyak meremas lem. Perekat yang terlalu sedikit di area jahitan dapat menyebabkan wallpaper mengelupas nantinya.
Seiring waktu, kelembaban dapat melemahkan perekat wallpaper. Gunakan dehumidifier, jika perlu, untuk memastikan bahwa kamar dengan wallpaper tetap pada kelembaban 40 hingga 50%.
(Fakhri Rezy)