nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AS-China Gencatan Perang Dagang, Dolar AS Melemah

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 09:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 16 278 2153531 as-china-gencatan-perang-dagang-dolar-as-melemah-TyyAGQeT1c.jpg Dolar AS (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Indeks dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi). Pelemahan ini terjadi usai kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dengan China.

Mengutip halaman Reuters, Kamis (16/1/2020), indeks euro naik 0,22% terhadap greenback menjadi USD1,1151 per USD. Sementara Dolar AS melemah terhadap yen Jepang menjadi 109,91 yen setelah sebelumnya nilai mata uang Jepang ini mencapai level terlemahnya sejak Mei di 110,20 yen Jepang.

Baca Juga: Dolar AS Bergerak 2 Arah, Ini Pemicunya

Sementara Poundsterling juga menguat 0,06% dan berhasil membalikkan kerugian sebelumnya menjadi 1.3025 per USD. Penguatan ini setelah data menunjukkan inflasi Inggris naik paling lambat dalam tiga tahun, memberi makan harapan Bank of England akan memangkas suku pada Januari.

Sementara nilai tukar Euro mengalami naik 0,22% ke level USD.1151 per euro dari sebelumnya USD1.1127 per euro.

dolar

Para analis mengatakan pencantuman itu dapat mencegah Swiss National Bank (SNB) dari campur tangan untuk mencoba membatasi apresiasi lebih lanjut terhadap franc, meskipun kementerian keuangan Swiss mengatakan itu tidak akan memiliki konsekuensi langsung. Rubel Rusia melemah setelah pengunduran diri pemerintah Perdana Menteri Dmitry Medvede.

Sebagai informasi, kedua negara mengumumkan kesepakatan perdagangan awal pada hari Rabu yang akan menurunkan beberapa tarif dan meningkatkan pembelian barang dan jasa AS, meredakan konflik 18 bulan antara dua ekonomi terbesar di dunia. Kesepakatan akan diberlakukan pada tarif 25% untuk sejumlah besar barang industri dan komponen China USD250 miliar yang digunakan oleh pabrikan AS.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini