Share

Subsidi Elpiji 3 Kg Bakal Dicabut, YLKI: Bisa Dimengerti

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 17 320 2154114 subsidi-elpiji-3-kg-bakal-dicabut-ylki-bisa-dimengerti-xIdf4pDOLT.jpg Gas Elpiji 3 Kg. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mentransfer langsung uang subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) ke masyarakat langsung. Artinya, harga tabung gas elpiji subsidi yang ada di pasaran saat ini akan naik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengaku mendukung upaya yang akan dilakukan pemerintah tersebut. Hal ini untuk memastikan agar subsidi tabung gas elpiji ini bisa tepat sasaran diterima oleh masyarakat yang kurang mampu.

Baca Juga: Subsidi Elpiji 3 Kg Dicabut, KESDM Tunggu Data Masyarakat Miskin dari Kemensos

Menurut Tulus, saat ini subsidi tabung gas elpiji yang memang seharusnya diperuntukkan oleh masyarakat miskin justru dinikmati juga oleh masyarakat yang mampu. Padahal semula, pemerintah mengkhususkan tabung gas elpiji melon ini untuk masyarakat yang kurang mampu.

"Wacana TNP2K (Tim Nasional Penanggulangan dan Pengentasan Kemiskinan) untuk menjadikan distribusi gas elpiji 3 kg, alias gas melon bersifat tertutup, bisa dimengerti," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (17/1/2020).

Tulus pun menjelaskan awalnya penggunaan tabung gas melon ini untuk menggantikan penggunaan minyak tanah pada tahun 2004 lalu. Ketika itu, pemerintah masih memberlakukan subsidi tertutup untuk tabung gas 3 kilogram dengan kartu kendali.

Polemik Kenaikan Gas Elpiji 3 Kg 

"Namun di tengah perjalanan, kartu kendali tak berfungsi, dan selanjutnya distribusinya bersifat terbuka siapa pun bisa dan boleh beli," jelasnya.

Namun sayangnya, kondisi tersebut semakin diperparah ketika harga gas elpiji 12 kg makin mahal. Sementara harga gas 3 kilogram atau yang biasa disebut tabung gas melon ini tetap.

"Akhirnya banyak pengguna gas elpiji 12 kg yang turun kelas menjadi pengguna gas elpiji 3 kg," ucapnya.

Baca Juga: Diterapkan Pertengahan 2020, Ini Penjelasan Lengkap Penyaluran Subsidi Elpiji 3 Kg

Sampai saat ini kisaran pengguna yang turun kelas bisa mencapai 15-20%. Akibatnya subsidi gas elpiji 3 kg menjadi tidak tepat sasaran, karena pengguna 12 kg yang turun kelas adalah kelompok masyarakat mampu.

"Sementara elpiji 3 kg untuk kelompok tidak mampu, orang miskin.

Sehingga upaya TNP2K untuk menerapkan distribusi gas elpiji 3 kg bersifat tertutup, bisa dimengerti," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini