Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mothercare UK Tutup, 8 Toko Ritel di Indonesia Ini Sudah Tumbang Lebih Dulu

Vania Halim , Jurnalis-Sabtu, 18 Januari 2020 |14:05 WIB
Mothercare UK Tutup, 8 Toko Ritel di Indonesia Ini Sudah Tumbang Lebih Dulu
Ritel (Shutterstock)
A
A
A

6. HERO

Presiden Direktur HERO, Stephane Deutsch dalam sebuah paparan publik di Jakarta September 2017 mengakui perusahaan mengalami kondisi sulit pada 2015. Kondisi itu membuat pihaknya melakukan rasionalisasi dan menutup beberapa gerai meski tidak dijelaskan dimana saja lokasinya. Emiten yang membawahi jaringan ritel merek Hero, Giant, Guardian, dan Ikea tersebut menutup gerai karena beberapa alasan, antara lain bergesernya perilaku konsumen ke e-commerce.

7. Pasar Glodok

Pusat elektronik Glodok merupakan pusat penjualan berbagai macam barang elektronik yang terbagi dalam beberapa kawasan yang meliputi Glodok Plaza, Pasar Glodok, Harco Glodok, dan Plaza Orion di DKI Jakarta. Akhir-akhir ini banyak toko di Glodog yang tutup karena sepi pembeli. Dari 1.880 kios di Pasar Glodok, yang tercatat aktif berdasarkan data Pasar Jaya hanya 1.167 kios. Ini berarti sekitar 38% kios di pusat elektronik legendaris di Indonesia itu tak beroperasi.

8. Matahari

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menutup dua gerainya di kawasan Pasaraya Blok M dan Manggarai pada akhir September 2017. Keputusan ini diambil karena perusahaan menganggap dua gerai tersebut tidak memberikan kontribusi pendapatan signifikan. Kinerja keuangan per semester I-2017, penjualan Matahari Department Store menyusut 27,4% menjadi Rp 3,76 triliun jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement