nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Besok, Arcandra Tahar Jadi Komisaris Utama PGN

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 15:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 20 278 2155546 besok-arcandra-tahar-jadi-komisaris-utama-pgn-v9tGY6oi7K.jpg Mantan Wamen ESDM Arcandra Tahar. (Foto: Okezone.com/Giri)

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) akan mengumumkan siapa Komisaris Utama (Komut) yang baru. Hal tersebut akan diumumkan usai PGN menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa 21 Januari 2020.

Melansir keterbukaan informasi PGN, Senin (20/1/2020), menindaklanjuti pengumuman penyelenggaraan RUPS Luar Biasa PGN pada 6 Desember 2019 dan seusai Peratoran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan RUPS. PGN menyampaikan bahwa perseroan telah melakukan pemanggilan RUPS Luar Biasa.

Baca Juga: PGN Gelar RUPSLB 21 Januari 2020, Arcandra Tahar Diangkat Jadi Komut?

Mata acara ini berdasarkan Surat Pertamina (Persero) Nomor R-278/C00000/2019-50 tanggal 4 Desember 2019 permintaan RUPSLB yang merujuk kepada Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor SR-886/MBU/11/2019 tanggal 22 November 2019. Dalam surat tersebut, RUPSLB ini memiliki agenda tunggal yakni perubahan dewan komisaris perseroan.

Baca Juga: Arcandra Tahar Masuk Bursa Bos PGN

Nantinya RUPSLB itu akan diselenggarakan di komplek perkantoran PGN, Jakarta. RUPSLB akan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Beredar informasi bahwa orang yang akan mengisi kursi Komut PGN Mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar.

Saat dikonfirmasi mengenai isu tersebut, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya memang sudah memasukan nama Arcandra Tahar ke dalam bursa bos PGN. Hanya saja, dirinya belum mengetahui apakah nantinya akan mengisi jajaran Dewan Komisaris atau Direksi.

“Masuk bursa ya masuk, tapi belum tahu Direksi atau Komisaris,” ujar Arya beberapa waktu lalu.

Menurut Arya, urusan penempatan akan diputuskan oleh Tim Penilai Akhir (TPA) yang mana diketuai oleh Presiden Joko Widodo. Oleh karena itu, dirinya menyebut penilaian mengenai posisi Direksi dan Komisaris masih terus berlangsung.

“Tergantung di Direksi TPA, kalau Komisaris lain lagi,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini