Perubahan yang dilakukan Disney ini bertujuan untuk menjauhkan warisan Murdoch, yang juga berhubungan dengan jaringan Fox News, karena tidak terlalu populer di Hollywood.
“Saya pikir kata Fox berarti Murdoch dan itu tidak bagus,” ungkap seorang sumber Disney yang namanya tidak disebutkan.
Penghapusan ini dikarenakan status Murdoch yang makin meredup sehingga memengaruhi penjualan. Walau demikian, warisan Murdoch juga tak kalah pamor. Sebut saja seperti film Avatar, Titanic dan Serial Star Wars yang menjadi hiburan legenda.
Sebagai tambahan, beberapa bulan sebelum menjual Disney, Murdoch juga menjual sahamnya di Sky TV, yang merupakan pangsa pasar besar di Eropa. Murdoch juga terus mempertahankan pengaruhnya melalui kepemilikannya atas properti TV Fox, suratkabar The Times of London, The Sun, Ther Wall Street Journal, dan The New York Post.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.