Subsidi Gas Elpiji 3 Kg Dialihkan ke Penerima, BPKN: Itu Lebih Pas

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 320 2155635 subsidi-gas-elpiji-3-kg-dialihkan-ke-penerima-bpkn-itu-lebih-pas-JkgYQUBgx6.jpg Gas Elpiji 3 Kg. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wacana pengalihan subsidi tabungan gas elpiji 3 kilogram (Kg) dari komoditas menjadi transfer langsung ke penerima subsidi direspons positif Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). Pasalnya cara penyampaian subsidi seperti ini bisa lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Harga Gas Elpiji 3 Kg Akan Naik, Skema Penyaluran Subsidi Masih Digodok

Wakil Ketua BPKN Rolas Budiman Sitinjak mengatakan, skema penyaluran subsidi dengan langsung ke penerima bantuan diyakini akan lebih tepat sasaran. Sebab, pemerintah memberikan langsung subsidi kepada penerima bantuan yang akan membeli tabung gas elpiji 3 kg.

Baca Juga: Menteri ESDM Sebut Pengalihan Subsidi Elpiji 3 Kg Masih Tahap Kajian

"Jadi sekarang setelah kelihatan begitu konsep pemerintah yang mentransfer langsung ke masyarakat. Menurut kami itu mungkin jauh lebih pas. Ini niat baiknya pemerintah membantu masyarakat supaya tepat sasaran bantuan itu," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (20/1/2020).

Namun begitu, Rolas menilai dalam penyaluran nanti tidak akan langsung bisa tepat sasaran. Dirinya optimis penyaluran subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram bisa di atas 90% keakuratannya.

"Kalau masalah tepat atau enggak tepat sasaran kalo udah 90% bocornya 10% saya pikir bagus. Kita harus ada excuse juga. Bukan ada kompromi tapi disempurnakan ada temuan lagi disempurnakan, diperbaikin lagi," jelasnya.

Rolas pun meminta kepada Pertamina untuk memastikan stok. Karena meskipun komoditasnya sudah tidak diberikan subsidi, namun akan tetap banyak diminati oleh masyarakat.

"Cuma memang masih perlu dikontrol mengenai yang dikonsumsi oleh masyarakat umum atau yang dipergunakan hajat hidup orang banyak dalam arti untuk konsumen lah ya begitu harus diatur oleh negara kira kira begitu," kata Rolas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini