nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Turun 1%, Harga Emas Berada di Level USD1.550/Ounce

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 08:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 320 2156406 turun-1-harga-emas-berada-di-level-usd1-550-ounce-Yj54RDMiWC.jpg Harga Emas Dunia Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Harga emas turun 1% pada perdagangan Selasa, setelah sebelumnya terus naik. Penurunan harga emas dibatasi oleh pelemahan Bursa Saham Amerika Serikat (AS) karena kekhawatiran terhadap wabah virus korona di China.

Oleh karena itu, logam mulia memangkas kerugian pada perdagangan hari ini sehingga kembali masih berada di level USD1.550. Selain itu, harga emas juga didukung rendahnya suku bunga dan ketegangan geopolitik yang masih ada.

Baca Juga: Naik Rp2.000, Harga Emas Antam Dijual Rp771.000/Gram

Spot gold turun 0,2% menjadi USD1,557.90 per ounce setelah mencapai level tertinggi sejak 8 Januari seharga USD1,568,35.

Kemudian untuk emas berjangka AS turun 0,2% menjadi USD1.558.

"Kami telah memiliki periode kinerja yang cukup baik untuk emas. Kemungkinan akan bertahan dalam kisaran yang cukup ketat di sekitar USD1.550," kata Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek, dilansir dari Reuters, Senin (22/1/2020).

Baca Juga: Harga Emas Sentuh Level Tertinggi USD1.560/Ounce

Sebenarnya logam mulia mendapat dukungan karena pasar saham global merosot. Emas naik lebih dari 6% sejak 6 Desember bahkan sempat menyentuk level USD1.600 untuk pertama kalinya dalam hampir tujuh tahun terakhir.

Fokus sekarang cenderung beralih ke The Fed yang akan melakukan pertemuan pertama kalinya pada tahun ini, 28-29 Januari. Suku bunga yang lebih tinggi mengangkat biaya peluang memegang non-yield bullion.

Sementara itu, Paladium turun 4,5% menjadi USD2.387, setelah mencapai rekor tertinggi pada Senin, menandai penurunan persentase harian terbesar sejak Agustus 2018. Perak turun 1,2% menjadi USD17,85, sedangkan platinum turun 1,1% menjadi USD1,004.52 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini