nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bunga KUR Turun Jadi 6%, UMKM Boleh Pinjam hingga Rp50 Juta

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 10:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 22 320 2156465 bunga-kur-turun-jadi-6-umkm-boleh-pinjam-hingga-rp50-juta-va6ozU8r09.JPG Rupiah (Reuters)

JAKARTA - Pemerintah akan menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 6% dari sebelumnya 7%. Penurunan ini mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, dengan bunga KUR yang turun, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga bisa mendapatkan pinjaman lebih besar. Semula maksimum yang bisa didapat adalah Rp25 juta, namun saat ini ditingkatkan menjadi Rp50 juta per debitur.

 Baca juga: Hampir Capai Target, Penyaluran KUR Tembus Rp139,5 Triliun di 2019

“Maksimum plafon KUR mikro semula Rp25 juta menjadi Rp50 juta per debitur," ujarnya mengutip laman Setkab, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Sementara untuk sektor perdagangan juga mengalami peningkatan dari sebelumnya. Saat ini akumulasi platfom mikro sektor perdagangan bisa mendapatkan pinjaman maksimal Rp200 juta dari sebelumnya yang hanya Rp100 juta.

 Baca juga: UMKM di Kawasan Pariwisata Bisa Ajukan KUR Rp500 Juta

"Untuk akumulasi plafon KUR Mikro sektor perdagangan juga meningkat dari Rp100 juta menjadi Rp200 juta. Perubahan kebijakan KUR ini telah berlaku sejak 2 Januari 2020,” kata Iskandar.

Menurut Iskandar, dengan adanya kebijakan ini diharapkan sektor UMKM bisa tumbuh lebih tinggi lagi. Sebab menurutnya, para pelaku UMKM ini memegang peranan penting untuk mendongkrak perekonomian negara.

 Baca juga: Anggaran KUR Rp190 Triliun, Presiden Jokowi Justru Kritik Perbankan

“Kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi, 60% PDB kita disumbangkan oleh UMKM," ucapnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini