nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Industri Pariwisata China Bakal Terhantam Virus Korona

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 20:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 22 320 2156774 industri-pariwisata-china-bakal-terhantam-virus-korona-f9gvUiUWc7.jpeg Virus Korona di China (Foto: CNBC)

China Southern Airlines paling banyak menerbangkan banyak orang dari Wuhan. Hal ini berdasarkan analis Goldman Sachs Ben Hartwright.

Kapasitas penerbangan domestik China Eastern Airlines untuk Wuhan adalah 2,2%. Sedangkan kapasitas penerbangan Air China sebesar 1,3%, menurut Goldman.

Faktanya, analisis menunjukkan bahwa pendapatan Air China adalah yang paling tidak sensitif terhadap perubahan 1% dalam volume lalu lintas domestik. Sedangkan China Southern Airlines pendapatannya menurun 10,8%.

Dari 10 Januari hingga 18 Februari, orang China diperkirakan akan mengambil sekitar 79 juta penumpang untuk penerbangan.

Dampak ekonomi akibat SARS Untuk ekonomi China secara keseluruhan, sektor jasa paling terpukul selama wabah penyakit SARS pada tahun 2002 hingga 2003. Kepala Ekonom China Nomura Ting Lu mencatat bahwa pertumbuhan PDB riil China turun 2 poin dari 11,1% pada kuartal pertama 2003 menjadi 9,1% pada kuartal kedua, sebelum pulih menjadi 10% pada kuartal ketiga tahun itu.

"Pertumbuhan sebagian besar terseret oleh sektor tersier, terutama oleh dua subkomponen utama PDB: (1) transportasi, penyimpanan, dan pos, dan (2) layanan hotel dan katering," katanya.

China telah meningkatkan ketergantungannya pada sektor jasa untuk pertumbuhan ekonomi. China menyumbang sebesar 59,4% dari PDB pada tahun lalu, menurut data dari Biro Statistik Nasional China yang diakses melalui Informasi Angin.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini