nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Bagi-Bagi Sertifikat Tanah: Jangan untuk Kredit Mobil atau Motor

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 12:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 23 470 2157110 presiden-bagi-bagi-sertifikat-tanah-jangan-buat-kredit-mobil-atau-motor-dVnmaQdVwg.jpg Jokowi Bagi-Bagi Sertifikat Tanah (Foto: Biro Pers)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut program bagi-bagi sertifikat tanah bisa meningkatkan perekonomian. Sebab sertifikat yang didapat bisa digunakan untuk hal yang bermanfaat misalnya untuk mengembangkan usaha.

Menurut Jokowi, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menjaminkan sertifikat tanahnya ke bank. Dengan dijaminkan ke bank maka masyarakat bisa mendapatkan modal untuk memulai atau mengembangkan usahanya.

 Baca juga: Wamen ATR: Sertifikat Tanah Harus Berlaku Seumur Hidup

Asalkan lanjut Jokowi, uang hasil pinjaman sertifikat tersebut tidak digunakan untuk membeli kendaraan seperti mobil atau motor.

 Pembagian sertifikat tanah

"Namun sebaiknya jangan digunakan untuk membeli motor atau mobil. Jangan. Karena apabila digunakan untuk membeli kendaraan bermotor dan tidak bisa mengembalikan, maka mobil atau motor tersebut akan ditarik oleh dealer dan sertifikat kita disita oleh bank," ujarnya mengutip dari keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020).

 Baca juga: Setiap ke Daerah, Jokowi Dikeluhkan soal Sengketa Lahan

Menurut Jokowi, setelah usaha tersebut berhasil barulah mereka yang mendapatkan sertifikat itu dipersilakan untuk membeli kendaraan. apalagi jika keuntungan yang didapat berkali-kali lipat.

"Barulah ketika usaha tersebut memperoleh keuntungan, kita bisa membeli motor atau mobil," ucapnya.

 Baca juga: Seluruh Tanah di Banten Ditargetkan Bersertifikat pada 2023

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, diperlukan sebuah perencanaan yang matang sebelum melakukan pinjaman ke bank dengan jaminan sertifikat. Sebab, perencanaan adalah tahapan yang sangat penting dalam memulai suatu usaha.

Misalnya modal yang diberikan hendaknya sesuai dengan kebutuhan usaha, dalam artian pas. Sehingga ketika meminjam ke bank, bisa sesuai dengan modal usahanya dan disesuaikan dengan kemampuan bayarnya.

"Selain itu, sebelum melakukan peminjaman ke bank dengan agunan sertifikat, kita harus membuat perencanaan," kata Jokowi.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini