nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LPS Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 15:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 24 20 2157780 lps-turunkan-suku-bunga-penjaminan-25-bps-4qmHW5LhWz.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan menurunkan tingkat bunga penjaminan sebesar 25 basis poin (bps).Hal itu berdasarkan keputusan dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) LPS yang berlangsung pada hari ini, Jumat (24/1/2020).

Kepala Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah mengatakan, penurunan tingkat bunga penjaminan LPS tersebut hanya berlaku untuk simpanan dalam Rupiah di bank umum dan simpanan dalam Rupiah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

"Dengan melihat perkembangan, suku bunga penjaminan diputuskan untuk turun 25 bps," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat LPS, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Baca Juga: Bos OJK Pamer ke Jokowi Inklusi Keuangan Capai Target

Maka, tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam Rupiah di bank umum menjadi 6% dari 6,25%. Sedangkan tingkat bunga penjaminan dalam Rupiah di BPR menjadi 8,50% dari sebelumnya 8,75%.

Sementara, untuk tingkat suku bunga penjaminan dalam valuta asing (valas) di bank umum tak mengalami perubahan yakni tetap 2,25%.

"Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku sejak tanggal 25 Januari 2020 sampai dengan 29 Mei 2020," kata Halim.

Menurutnya, kebijakan penurunan tingkat bunga penjaminan simpanan didasarkan pada beberapa pertimbangan. Di antaranya suku bunga simpanan perbankan masih menunjukkan tren penurunan, meski dengan laju yang lebih lambat pasca berakhirnya tren penurunan suku bunga kebijakan moneter di bulan Oktober 2019.

Baca Juga: Hampir Semua Penduduk RI Miliki Ponsel, tapi Belum Tentu Punya Rekening

Selain itu, kondisi dan prospek likuiditas perbankan terpantau stabil dengan kecenderungan membaik sejalan dengan pertumbuhan simpanan yang lebih seimbang dengan laju ekspansi kredit. "Stabilitas sistem keuangan (SSK) juga terjaga seiring membaiknya kinerja pasar keuangan, serta adanya sinyal positif dari faktor eksternal," katanya.

Halim menambahkan, sesuai dengan ketentuan LPS, maka bank wajib memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku. Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, simpanan nasabah tidak memenuhi kriteria penjaminan LPS.

"Ke depan LPS akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan suku bunga simpanan perbankan dan penyesuaian terhadap kebijakan tingkat bunga penjaminan," tutupnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini